Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
A Day in A Life of A Popbela's Fashion Editor
Photo: Michael Richards / Popbela

Kalau ada yang tertarik buat tahu gimana kehidupan sehari-hari seorang fashion editor? hmm... lemme thinkin... well pretty much the same. Yes. Kaya orang normal biasanya - setuju sama kata-kata Kelly Tandiono saat aku tanya gimana kehidupan sehari-hari seorang top model, lalu jawabanya: "Biasa saja. Kaya kalian juga kok." Nah, paling yang bisa aku bilang kalau jadi seorang fashion editor itu pekerjaan yang seru banget! but please take a note: I'm a Digital Fashion Editor, jadi bukan fashion editor majalah yang kerjanya ngurus photo shoot, dll, semua yang berhubungan dengan katern. Well secara garis besar, tanggung jawabku lebih ke bagaimana membuat konten fashion yang menarik secara digital, lalu banyak mengulik Google Analytics (so excited with all those numbers!), dan yang paling penting adalah memberikan review soal fashion show.

Terus... gimana keseharian aku? Keep scrolling down, Bela.

7.30 AM

Aku selalu memulai hari dengan berdoa... even I'm not a churchgoers, tapi memulai sesuatu dengan ketenangan rohani penting lho Bela! Jadi selalu biasakan memulai sesuatu dengan berdoa ya. Btw, sebelum aku mulai preaching (jokes!), pagi hari setelah siap-siap, biasanya aku meluangkan waktu beberapa menit untuk appreciate nature... by taking some photos! entah sambil menunggu driver transportasi online tiba atau ditengah perjalanan menuju kantor, yah selalu ada saja inspirasi setiap harinya yang aku post ke Instagram ku @myqrichs.

Photo: Michael Richards / Popbela

9.00 AM

Sampai di kantor, biasanya hal pertama yang aku lakukan bukan menikmati kopi, malah langsung start bekerja dengan mulai membalas beberapa email. Lalu mulai melihat jadwal ku hari ini dan beberapa to-do list. Semua ditemani dengan beberapa playlists di iTunes yang aku bagi ke beberapa folder untuk menghidupkan mood hari itu (ada playlist khusus untuk musik-musik Brit, rock, rap, dan musik elektro yang lagi jadi favorit ku belakangan ini).

1.00 PM

Setelah menyelesaikan beberapa deadline dengan kekuatan kilat. Jadwal ku hari ini bertemu dengan beberapa desainer. Salah satunya, Dana Maulana dan Liza Mashita dari Danjyo Hiyoji. Keduanya selalu punya spirit yang very youthful dan mereka termasuk orang orang yang menginspirasi aku secara kreativitas. Tujuan ku 'bermain' ke studio Danjyo Hiyoji sendiri adalah untuk melihat persiapan mereka untuk koleksi Danjyo yang terbaru. Saling tukar pikiran, dan banyak ketawa kalau sudah ketemu sama Dana dan Liza.

Photo: Michael Richards / Popbela

4.00 PM

[Masih di studio Danjyo Hiyoji] Bisa tahu konsep dan cerita dibalik sebuah koleksi, langsung dari sumbernya tuh point extra menjadi seorang fashion editor. Belum lagi bisa melihat arsip lama mereka. Aku bisa menghabiskan banyak waktu dengan segudang pertanyaan tentang ini dan itu.

Photo: Michael Richards / Popbela

8.30 PM

Bertepatan dengan perhelatan IPMI Trend Show 2017, aku pun langsung melunjur ke lokasi untuk menghadiri beberapa fashion show dan presentasi. Malam ini, Stella Rissa menampilkan debut koleksinya untuk IPMI. Aku suka banget karakter baru dari perempuannya Stella Rissa. Rock n roll tapi sensual. Closing pose-nya (gambar di bawah ini) keren banget kan! Untuk review selengkapnya bisa kamu baca di sini.

Photo: Michael Richards / Popbela

10.00 PM

Kalau kebanyakan orang setelah selesai menonton fashion show langsung pulang. Lelah. Banyak mengeluh. Bla bla bla. Aku justru memilih untuk hang out sejenak dengan beberapa teman editor lainnya. Seru lho! Biasanya base camp kami tuh di restoran fast food terdekat. Sambil menikmati very late dinner, termasuk burger, diet coke, sharing french fries, kami langsung membahas bagaimana koleksi sang desainer, very brutally honest about it, yah... nyinyir in a good way.

Photo: Michael Richards / Popbela

11.30 PM

Seseorang pernah bilang, "nikmatin masa muda kamu," so... itulah yang aku lakukan. Aku selalu menganggap pekerjaan ini seperti sebuah 'playground'. Kalau dibilang sibuk, semua kerjaan juga punya deadline. Kalau dibilang berat, bukankah company sudah mewanti-wanti kamu dengan statement, "Can you work under pressure?". Jadi seberat apapun bidang pekerjaan kamu, jangan lupa ya untuk bersenang-senang. Kapan pun itu. Period.

"Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang." - Warkop DKI.

Photo: Mega / Popbela

BACA JUGA: A Day in A Life of A Popbela’s Creative Writer

Editorial Team