Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
7 Tips Negosiasi Gaji Saat Interview Kerja yang Efektif dan Profesional
ilustrasi negosiasi gaji (freepik.com/jcomp)
  • Negosiasi gaji penting dilakukan dengan riset mendalam tentang perusahaan dan standar industri agar ekspektasi tetap realistis serta sesuai kemampuan finansial perusahaan.
  • Menunjukkan skill, pencapaian, dan value diri secara jelas membantu kandidat memperkuat posisi saat negosiasi dan meningkatkan peluang mendapatkan penawaran gaji lebih tinggi.
  • Penyampaian ekspektasi gaji harus sopan, percaya diri, menggunakan rentang angka yang fleksibel, serta menunggu waktu tepat agar proses negosiasi berjalan profesional dan efektif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pembahasan mengenai tujuh langkah efektif untuk melakukan negosiasi gaji secara profesional saat wawancara kerja, agar kandidat memperoleh penawaran yang sesuai dengan nilai dan kualifikasinya.
  • Who?
    Kandidat pencari kerja, baik lulusan baru maupun profesional berpengalaman, serta pihak perekrut atau HRD yang terlibat dalam proses wawancara dan negosiasi gaji.
  • Where?
    Situasi ini terjadi dalam konteks proses rekrutmen di berbagai perusahaan, umumnya berlangsung di ruang wawancara langsung maupun secara daring melalui platform rekrutmen.
  • When?
    Dilakukan pada tahap wawancara kerja ketika pembahasan mengenai kompensasi atau ekspektasi gaji mulai dibicarakan antara kandidat dan pihak perusahaan.
  • Why?
    Negosiasi dilakukan agar kandidat dapat memperoleh kompensasi yang adil sesuai kemampuan dan pengalaman, sekaligus menunjukkan pemahaman terhadap nilai diri di dunia kerja.
  • How?
    Kandidat disarankan melakukan riset tentang perusahaan dan standar industri, menampilkan keahlian utama, menyebut rentang gaji realistis, serta berkomunikasi sopan dan percaya diri selama negosiasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Negosiasi gaji saat interview kerja sering menjadi tantangan bagi banyak kandidat, baik fresh graduate maupun profesional berpengalaman. Tidak sedikit yang merasa canggung atau bahkan takut salah menyebut angka. Padahal, negosiasi gaji adalah hal yang wajar dan justru menunjukkan bahwa kamu memahami nilai dirimu di dunia kerja. Dengan strategi yang tepat dan komunikasi yang profesional, kamu bisa mendapatkan penawaran yang lebih baik tanpa merusak peluang diterima di perusahaan impian.

Berikut 7 negosiasi gaji saat interview kerja yang bisa kamu terapkan!

1. Riset tentang perusahaan

ilustrasi melakukan riset terlebih dulu sebelum menentukan keputusan model bisnis yang akan diambil (pixabay.com/kaboompics)

Langkah pertama untuk negosiasi gaji saat interview kerja adalah memahami perusahaan yang kamu lamar. Cari tahu tentang skala bisnis perusahaan, kondisi industri saat ini, serta budaya kerja dan benefit yang ditawarkan. Dengan riset ini, kamu bisa memperkirakan kemampuan perusahaan dalam memberikan gaji. Selain itu, kamu juga bisa menyesuaikan ekspektasi agar tetap realistis dan relevan.

2. Melakukan riset gaji industri

ilustrasi riset gaji (pexels.com/Christina Morillo)

Selain mencari tahu tentang perusahaan, kamu juga perlu mengetahui standar gaji di industri yang kamu tuju. Ini penting agar kamu tidak meminta gaji terlalu rendah (merugikan diri sendiri), maupun terlalu tinggi (beresiko ditolak). Gunakan referensi seperti platform lowongan kerja, salary survey atau komunitas profesional untuk mendapatkan informasi. Dengan data ini, kamu bisa menentukan kisaran gaji yang masuk akal dan kompetitif.

3. Tunjukkan skill dan value diri

ilustrasi upgrade skill (pexels.com/Anna Shvets)

Negosiasi gaji bukan hanya soal angka, tapi tentang nilai yang kamu bawa ke perusahaan. Saat interview, jelaskan keahlian utama yang kamu miliki, tunjukkan pencapaian yang relevan serta berikan contoh kontribusi nyata dengan jelas. Semakin jelas value yang kamu miliki, semakin kuat alasan perusahaan untuk memberikan gaji lebih tinggi.

4. Sesuaikan dengan kualifikasi dan gaji sebelumnya

ilustrasi mencari informasi gaji (freepik.com/jcomp)

Jika kamu sudah memiliki pengalaman kerja, penting untuk menyesuaikan ekspektasi gaji dengan pengalaman kerja ketika negosiasi gaji. Begitu juga dengan skill yang dimiliki, dan gaji sebelumnya. Idealnya, kamu bisa mengajukan kenaikan sekitar 10–30% dari gaji terakhir, tergantung pada peningkatan tanggung jawab dan posisi yang dilamar. Hal ini membuat negosiasi terasa lebih logis dan profesional.

5. Jangan sebut angka sebelum ditanya

ilustrasi interview (freepik.com/ijeab)

Dalam negosiasi gaji saat interview kerja, hindari langsung membahas gaji di awal wawancara. Fokuslah terlebih dahulu pada pemahaman peran pekerjaan dan menunjukkan kemampuan diri. Tunggu hingga HRD atau interviewer menanyakan ekspektasi gaji. Ini menunjukkan bahwa kamu lebih mengutamakan kontribusi dibanding sekadar kompensasi.

6. Berikan Rentang Gaji (Range Angka)

HR sedang menilai kandidat saat interview (freepik.com/yanalya)

Saat ditanya tentang ekspektasi gaji, sebaiknya sebutkan skala rentang, bukan angka pasti. Rentang gaji ini menunjukkan fleksibilitas, membuka ruang negosiasi dan menghindari kesalahan dalam menentukan angka. Pastikan range tersebut tetap berdasarkan riset yang sudah kamu lakukan.

7. Sampaikan dengan sopan dan percaya diri

ilustrasi interview kerja (pexels.com/Resume Genius)

Cara menyampaikan negosiasi sama pentingnya dengan angka yang kamu ajukan. Pastikan kamu berbicara dengan nada sopan, percaya diri dan tidak terkesan memaksa. Gunakan bahasa yang profesional dan terbuka untuk diskusi. Sikap ini akan memberikan kesan positif kepada rekruter dan meningkatkan peluang kesepakatan.

Negosiasi gaji saat interview kerja adalah proses yang membutuhkan persiapan dan strategi yang matang. Dengan melakukan riset, memahami nilai diri, serta menyampaikan ekspektasi secara profesional, kamu bisa mendapatkan penawaran yang sesuai bahkan lebih baik dari yang diharapkan. Ingat, negosiasi bukan tentang menang atau kalah, melainkan tentang menemukan titik tengah yang menguntungkan kedua belah pihak. Semoga sukses, Bela!

Editorial Team

EditorAyu Utami