Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Perjalanan Karier Mingyu 'SEVENTEEN', Idol Multitalenta yang Kian Bersinar di Industri Global
instagram.com/min9yu_k
  • Mingyu memulai kariernya dari masa trainee di Pledis Entertainment sejak 2011 dan debut bersama SEVENTEEN pada 2015 sebagai lead rapper, berkontribusi dalam lebih dari 45 lagu grup.

  • Ia pernah menghadapi tuduhan bullying pada 2021 yang kemudian terbukti tidak benar, lalu bangkit dengan kesuksesan album Face the Sun (2022) yang menembus Billboard 200 dan terjual jutaan kopi.

  • Dikenal sebagai ikon fashion global, Mingyu bekerja sama dengan brand ternama seperti Dior dan Calvin Klein, serta memperluas kiprahnya lewat sub-unit CxM dan pencapaian internasional SEVENTEEN.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
6 April 1997

Mingyu lahir di Anyang, Gyeonggi, Korea Selatan. Ia tumbuh sebagai anak aktif dengan minat luas dan mulai menunjukkan ketertarikan pada musik sejak sekolah.

Sekitar 2011

Mingyu mengikuti audisi Pledis Entertainment saat masih kelas 2 SMP dan berhasil lolos meski belum memiliki kemampuan menyanyi atau menari yang kuat.

26 Mei 2015

Mingyu resmi debut bersama SEVENTEEN melalui mini album perdana '17 CARAT' sebagai bagian dari Hip-hop team dan berperan sebagai lead rapper serta sub-vocalist.

2018 hingga 2019

Mingyu menjadi MC program musik SBS Inkigayo bersama Jung Chae-yeon dan Song Kang, memperluas eksposurnya di dunia televisi.

Awal 2021

Mingyu menghadapi tuduhan bullying semasa sekolah yang kemudian diselidiki oleh agensi dan dinyatakan tidak terbukti. Kasus tersebut diselesaikan secara damai.

2021

Mingyu merilis single digital 'Bittersweet' bersama Wonwoo dengan menghadirkan Lee Hi sebagai kolaborator, menunjukkan sisi emosionalnya dalam musik.

2022

SEVENTEEN merilis album 'Face the Sun' yang terjual lebih dari dua juta kopi dan menembus posisi tujuh Billboard 200, menjadi titik penting dalam karier Mingyu.

2025

Mingyu debut dalam sub-unit CxM bersama S.Coups dengan mini album 'Hype Vibes' yang mencetak rekor penjualan tinggi. Album SEVENTEEN 'HAPPY BURSTDAY' juga terjual lebih dari tiga juta kopi pada tahun ini.

2026

Mingyu mencatat nilai media tertinggi dalam Paris Fashion Week F/W dan kampanye Calvin Klein-nya menjadi viral, memperkuat citranya sebagai ikon fashion global.

Kini

Mingyu dikenal sebagai idol multitalenta dengan pengaruh besar di industri musik dan fashion global serta terus aktif bersama SEVENTEEN maupun proyek individunya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Perayaan ulang tahun Kim Mingyu ‘SEVENTEEN’ disertai sorotan terhadap perjalanan kariernya dari masa trainee hingga menjadi idol multitalenta yang berpengaruh di industri musik dan fashion global.
  • Who?
    Kim Mingyu, anggota grup K-pop SEVENTEEN.
  • Where?
    Kegiatan dan pencapaiannya berlangsung di Korea Selatan serta berbagai negara lain seperti Jepang, Taiwan, dan Prancis melalui konser, fashion week, dan kolaborasi internasional.
  • When?
    Momen utama terjadi setiap 6 April saat ulang tahunnya dirayakan; perjalanan kariernya berlangsung sejak audisi pada 2011 hingga aktivitas terbaru pada 2025.
  • Why?
    Peringatan ulang tahun Mingyu memicu perhatian publik karena kiprahnya yang konsisten, kontribusinya dalam musik SEVENTEEN, serta keberhasilannya memperluas pengaruh ke dunia fashion global.
  • How?
    Mingyu membangun karier melalui pelatihan panjang di Pledis Entertainment, debut bersama SEVENTEEN pada 2015, aktif menulis lagu, tampil di media, berkolaborasi dengan brand besar, dan menjalani tur internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setiap tanggal 6 April, timeline media sosial dipenuhi ucapan ulang tahun untuk Kim Mingyu atau yang lebih dikenal sebagai Mingyu 'SEVENTEEN'. Para CARAT dari berbagai penjuru dunia merayakan hari spesialnya dengan unggahan, proyek fanbase, hingga kampanye digital yang membuat namanya kembali jadi sorotan.

Di balik popularitasnya saat ini, Mingyu dikenal sebagai sosok idol multitalenta dengan visual menonjol, kemampuan rap yang solid, serta kepribadian hangat yang membuatnya dekat dengan penggemar. Perjalanan kariernya pun berkembang secara konsisten sejak masa trainee hingga menjadi figur global. Dalam rangka perayaan hari ulang tahunnya, berikut Popbela akan mengulas perjalanan karier Mingyu 'SEVENTEEN' berikut ini.

Awal mula perjalanan dan masa trainee

Mingyu SEVENTEEN. (x.com/pledis_17)

Mingyu lahir pada 6 April 1997 di Anyang, Gyeonggi, Korea Selatan. Ia tumbuh sebagai anak yang aktif dan memiliki banyak minat sejak kecil. Semasa sekolah, ia terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk olahraga sepak bola yang bahkan membawanya meraih posisi kedua dalam turnamen tingkat nasional saat masih duduk di bangku SD dan SMP. Ia juga sempat tergabung dalam band sekolah sebagai pemain bass, yang menunjukkan ketertarikan awalnya pada dunia musik.

Perjalanannya di industri hiburan dimulai ketika ia mengikuti audisi Pledis Entertainment pada sekitar 2011 saat masih kelas 2 SMP. Menariknya, saat itu Mingyu belum memiliki kemampuan menyanyi maupun menari yang mumpuni. Ia bahkan memilih menyanyikan lagu kebangsaan Korea Selatan saat audisi. Meski begitu, ia berhasil lolos dan memulai masa trainee selama sekitar empat tahun.

Selama masa pelatihan, Mingyu tampil dalam program SEVENTEEN TV, sebuah reality show yang memperlihatkan proses pembentukan grup sebelum debut. Di sana, ia berlatih vokal, rap, dan koreografi, sekaligus mulai dikenal oleh publik. Ia juga sempat muncul di video musik artis senior seperti "Face" - NU’EST dan "Venus" - Hello Venus, yang menjadi pengalaman awalnya di depan kamera.

Debut bersama SEVENTEEN dan perannya di grup

Mingyu SEVENTEEN. (instagram.com/min9yu_k)

Pada 26 Mei 2015, Mingyu resmi debut bersama SEVENTEEN melalui mini album perdana bertajuk 17 CARAT. Dalam grup, ia tergabung dalam Hip-hop team bersama S.Coups, Wonwoo, dan Vernon. Ia mengisi posisi sebagai lead rapper sekaligus sub-vocalist.

Sejak awal debut, Mingyu sudah mencuri perhatian berkat visualnya yang kuat dan karisma panggung yang stabil. Namun seiring waktu, ia juga menunjukkan perkembangan signifikan dalam kemampuan musiknya. Ia turut berpartisipasi dalam penulisan lebih dari 45 lagu SEVENTEEN, yang makin memperkuat identitas grupnya sebagai self-producing idol yang aktif dalam proses kreatif mereka sendiri.

SEVENTEEN sendiri berkembang pesat menjadi salah satu grup K-pop terbesar dengan konsep, musik, dan performa yang khas. Mingyu turut menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut, baik di atas panggung maupun di balik layar.

Aktivitas individu dan eksplorasi musik

Mingyu SEVENTEEN. (instagram.com/min9yu_k)

Selain aktivitas grup, Mingyu juga aktif menjalani berbagai kegiatan individu. Pada tahun 2018 hingga 2019, ia dipercaya menjadi MC program musik SBS Inkigayo bersama Jung Chae-yeon dan Song Kang. Peran ini memperluas eksposurnya di dunia televisi dan menunjukkan kemampuan komunikasinya di depan publik.

Di bidang musik, Mingyu juga terlibat dalam proyek unit. Pada tahun 2021, ia merilis single digital "Bittersweet" bersama Wonwoo dengan menghadirkan Lee Hi sebagai kolaborator. Lagu ini menampilkan sisi emosional yang berbeda dari dirinya dan mendapat respons positif dari penggemar.

Tantangan dan titik balik karier

Mingyu SEVENTEEN. (instagram.com/min9yu_k)

Perjalanan karier Mingyu juga diwarnai tantangan. Pada awal 2021, ia sempat menghadapi tuduhan bullying semasa sekolah yang ramai diperbincangkan di media sosial. Pihak agensi melakukan investigasi menyeluruh dan akhirnya menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak terbukti. Situasi tersebut diselesaikan secara damai oleh pihak terkait.

Setelah melewati fase tersebut, Mingyu kembali aktif bersama SEVENTEEN dan merilis album Face the Sun (2022). Album ini mencatat pencapaian besar dengan penjualan lebih dari dua juta kopi dan berhasil menembus posisi tujuh di tangga lagu Billboard 200. Momentum ini menjadi salah satu titik penting yang menguatkan kembali posisinya di industri musik.

Ekspansi ke dunia fashion dan brand global

Dalam beberapa tahun terakhir, Mingyu semakin dikenal sebagai figur berpengaruh di dunia fashion. Ia menghadiri berbagai fashion week internasional dan bekerja sama dengan brand global ternama seperti Dior, Calvin Klein, dan Bvlgari.

Pada tahun 2026, ia mencatatkan nilai media tertinggi dalam Paris Fashion Week F/W dengan angka yang melampaui banyak selebritas global. Kampanyenya bersama Calvin Klein juga menjadi viral dan memperkuat citranya sebagai salah satu ikon fashion pria masa kini.

Selain itu, ia juga dipercaya menjadi ambassador berbagai brand kecantikan dan lifestyle, seperti Lancôme, Innisfree, L'Occitane, Allo Bank, hingga Snickers untuk kawasan Asia. Kehadirannya di berbagai kampanye menunjukkan daya tariknya yang kuat di pasar global.

Era baru lewat sub-unit dan pencapaian terkini

S.Coups dan Mingyu di CXM DOUBLE UP LIVE PARTY. (x.com/pledis_17)

Memasuki 2025, Mingyu membuka babak baru dengan debut sub-unit bersama S.Coups dalam unit CxM. Mereka merilis mini album HYPE VIBES yang mencetak rekor penjualan tinggi dan mendapat perhatian luas di pasar global. Tur konser CxM [DOUBLE UP] LIVE PARTY juga memperluas jangkauan mereka ke berbagai negara, seperti Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

Bersama SEVENTEEN, Mingyu terus mencatatkan pencapaian besar. Album HAPPY BURSTDAY (2025) terjual sekitar 2,5 juta kopi dan menambah deretan rekor sebagai grup dengan penjualan tinggi secara konsisten. Mereka juga aktif di panggung internasional, termasuk tampil di festival besar dan terlibat dalam berbagai kolaborasi global.

SEVENTEEN juga diangkat sebagai UNESCO Goodwill Ambassador for Youth, yang memperlihatkan kontribusi mereka dalam menginspirasi generasi muda di berbagai negara.

Perjalanan karier Mingyu 'SEVENTEEN' menunjukkan perkembangan yang konsisten sejak awal hingga saat ini. Dedikasi, kerja keras, dan kemampuannya untuk terus berkembang menjadi kunci yang membawanya berada di posisi sekarang.

Adakah fakta menarik lainnya yang kamu ketahui sebagai penggemarnya? Boleh bagikan di kolom komentar, ya!

Editorial Team

EditorAyu Utami