Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Overtime 11 Menit, Coachella Kena Denda Lebih dari Rp700 Juta!
Justin Bieber di Coachella 2026. (instagram.com/lilbieber)
  • Coachella 2026 didenda lebih dari Rp700 juta karena dua penampilan di akhir pekan kedua melewati batas waktu yang ditetapkan oleh pemerintah kota Indio, California.
  • Aturan jam malam Coachella menetapkan denda USD20.000 untuk lima menit pertama pelanggaran dan tambahan USD1.000 per menit, dengan dana denda digunakan untuk layanan publik kota.
  • Kasus pelanggaran waktu bukan hal baru bagi Coachella; festival ini beberapa kali terkena denda serupa sejak 2009, namun tetap mempertahankan antusiasme besar dari penonton global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Festival musik Coachella 2026 dikenai denda lebih dari Rp700 juta karena beberapa penampilan di akhir pekan kedua melewati batas waktu yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota Indio.
  • Who?
    Promotor Goldenvoice sebagai penyelenggara Coachella, serta musisi Anyma dan Justin Bieber yang tampil melewati batas waktu pada akhir pekan kedua festival.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di Coachella Valley Music and Arts Festival, Indio, California, Amerika Serikat.
  • When?
    Pelanggaran waktu terjadi pada akhir pekan kedua festival, yaitu antara 17 hingga 19 April 2026 waktu setempat.
  • Why?
    Denda dijatuhkan karena dua penampilan melampaui jam malam yang disepakati dalam perjanjian antara promotor dan pemerintah kota untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan warga sekitar.
  • How?
    Sistem denda diterapkan sebesar USD20.000 untuk lima menit pertama pelanggaran dan tambahan USD1.000 per menit berikutnya; total mencapai USD44.000 setelah dua penampilan melebihi batas waktu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Festival musik paling ikonik di dunia, Coachella Valley Music and Arts Festival 2026, resmi menutup rangkaian acaranya lewat akhir pekan kedua yang berlangsung pada 17 hingga 19 April lalu. Namun, euforia penampilan para musisi tampaknya belum benar-benar usai bagi pihak promotor.

Alih-alih merayakan kesuksesan acara, mereka justru harus menghadapi tagihan denda yang tidak sedikit akibat sejumlah penampilan yang melewati batas waktu yang telah ditentukan.

Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi hingga Goldenvoice sebagai promotor harus membayar lebih dari USD40 ribu? Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Denda lebih dari 40 ribu Dolar akibat melewati jam malam

Menurut laporan Billboard dan TMZ, pihak promotor Coachella dikenai denda sebesar USD44.000 atau lebih dari Rp700 juta setelah dua penampilan di akhir pekan kedua melewati batas waktu yang telah disepakati dengan pemerintah setempat.

Denda ini rupanya berasal dari dua momen berbeda. Penampilan Anyma pada Jumat malam tercatat berlangsung hingga pukul 01.09 dini hari, melewati batas sembilan menit dan berujung denda sebesar USD24.000. Sementara itu, penampilan Justin Bieber pada Sabtu malam hanya melewati dua menit dari batas waktu, tetapi tetap dikenai denda sebesar USD20.000.

Aturan ketat dari kota Indio

Panggung Sabrina Carpenter di Coachella 2026. (instagram.com/coachella)

Festival yang digelar di Indio, California ini memang memiliki aturan ketat terkait jam operasional suatu penyelenggaraan acara. Dalam perjanjian jangka panjang antara promotor dan pemerintah kota, seluruh penampilan harus berakhir maksimal pukul 01.00 dini hari pada Jumat dan Sabtu, serta pukul 00.00 pada Minggu waktu setempat.

Jika melanggar, denda pun langsung dikenakan sebesar USD20.000 untuk lima menit pertama. Setelah itu, biaya tambahan sebesar USD1.000 per menit akan terus bertambah. Sistem ini dibuat untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga di sekitar area festival.

Dana dari denda tersebut tidak berhenti sebagai penalti semata. Seluruhnya masuk ke kas umum kota dan digunakan untuk mendukung layanan publik, seperti pekerjaan umum, kepolisian, hingga pemadam kebakaran.

Bukan kasus pertama dalam sejarah Coachella

Insiden seperti ini ternyata bukanlah hal baru bagi Coachella. Dalam beberapa tahun terakhir, festival ini beberapa kali harus membayar denda akibat penampilan sejumlah musisi yang melewati batas waktu.

Pada tahun 2009, Paul McCartney mencatat salah satu pelanggaran terbesar dengan tampil hingga 54 menit melewati jadwal, yang berujung denda sebesar USD54.000. Di periode yang sama, The Killers juga memperpanjang penampilan mereka sekitar 30 menit. Sementara itu, The Cure harus menghentikan set mereka secara mendadak saat masih memainkan lagu karena telah melewati batas waktu yang ditetapkan.

Menurut laporan NBC Washington, pihak kepolisian setempat menegaskan bahwa aturan jam malam tetap harus dipatuhi, meski tanpa intervensi langsung untuk menghentikan pertunjukan kala itu.

Kasus lain juga terjadi pada 2023, ketika enam musisi besar termasuk Bad Bunny dan The Weeknd membuat total denda melonjak hingga lebih dari USD168.000. Tahun berikutnya, penampilan Lana Del Rey turut menyumbang denda USD28.000 karena melewati batas waktu.

Antusiasme penonton tetap tinggi

Meski harus membayar denda, penampilan di akhir pekan kedua tetap menjadi sorotan besar. Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan adalah ketika Justin Bieber mengajak Billie Eilish naik ke atas panggung saat membawakan lagu "One Less Lonely Girl".

Momen tersebut langsung viral di media sosial dan memperlihatkan betapa kuatnya daya tarik Coachella sebagai panggung global bagi para musisi. Bahkan, di tengah kritik soal harga tiket dan makanan yang dianggap mahal, banyak netizen yang menanggapi kabar denda ini dengan santai.

Mengutip dari Bored Panda, seorang pengguna media sosial menulis, “Satu ronde minuman saja sudah bisa menutup denda itu,” yang menggambarkan bagaimana sebagian publik melihat nominal tersebut relatif kecil dibanding skala festival.

Sebagai festival yang telah berlangsung sejak 1999, Coachella terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu acara musik terbesar di dunia. Edisi 2026 yang menghadirkan nama-nama seperti Sabrina Carpenter, Karol G, dan Justin Bieber kembali membuktikan daya tariknya yang tetap masif.

Meski demikian, kejadian denda ini menjadi pengingat bahwa di balik kemegahan panggung dan antusiasme penonton, ada aturan yang tetap harus dipatuhi. Tentunya bagi promotor, menjaga jadwal tetap berjalan sesuai waktu tampaknya akan menjadi tantangan tersendiri di tahun-tahun berikutnya.

Bagaimana menurutmu, Bela?

Editorial Team

EditorAyu Utami