eriamedan.wordpress.com | Ani Idrus
Ani Idrus adalah wartawati senior legendaris kelahiran Sawahlunto, Sumatra Barat. Ia bersama suaminya, H. Mohammad Said mendirikan Harian Waspada pada tahun 1947 dan menjadi salah satu tokoh penting dalam perkembangan pers modern di Tanah Air. Karier jurnalistiknya dimulai sejak 1930 di Majalah Panji Pustaka. Sejak saat itu, ia aktif menulis, menerbitkan majalah dan memimpin beberapa media. Ani terakhir menjabat sebagai Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi Harian Waspada serta Majalah Dunia Wanita di Medan, yang memperkuat pengaruhnya dalam dunia pers pasca kemerdekaan.
Selain kiprah jurnalistik, Ani juga berperan besar dalam pendirian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan aktif dalam pendidikan melalui Yayasan Pendidikan Ani Idrus. Ia bahkan menjabat Ketua Umum Sekolah Sepak Bola Waspada, Direktur PT Prakarsa Abadi Press, dan Ketua Yayasan Asma Cabang Sumatera Utara, menunjukkan dedikasi yang luas untuk masyarakat dan pendidikan. Ani Idrus tetap aktif hingga usia lanjut dan menerima berbagai penghargaan, termasuk Satya Penegak Pers Pancasila pada 1988. Ia wafat dan dimakamkan di Pemakaman Umum Jalan Thamrin, Medan, meninggalkan warisan besar sebagai pionir jurnalisme perempuan dan tokoh pers Indonesia.
Itu dia 15 wartawan legendaris Indonesia, sosok pahlawan pers yang inspiratif. Tanpa jasa mereka dunia pers Indonesia tak akan sekuat sekarang, Selamat Hari Pers Nasional, Bela!