Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Ungkap Tanggal Rilis 'ICEMAN', Instalasi Es Drake Hebohkan Toronto!
instagram.com/champagnepapi
  • Instalasi es raksasa Drake di Toronto jadi viral karena menyimpan tanggal rilis album ICEMAN, memicu aksi fans yang mencoba mencairkannya dengan berbagai cara.
  • Aksi berlebihan penggemar membuat pemadam kebakaran Toronto turun tangan demi keselamatan publik setelah muncul penggunaan api dan bahan mudah terbakar di sekitar instalasi.
  • Album ICEMAN dijadwalkan rilis 15 Mei, menjadi proyek solo penuh pertama Drake sejak 2023 dan melanjutkan rangkaian promosi kreatif lewat livestream serta kolaborasi musik sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Instalasi es raksasa bertajuk “ICEMAN” dipasang di ruang publik Toronto sebagai bagian dari promosi album baru Drake, yang menyembunyikan tanggal rilis album di dalam balok es tersebut.
  • Who?
    Drake sebagai inisiator instalasi, para penggemar yang mencoba mencairkan es, serta Departemen Pemadam Kebakaran Toronto yang turun tangan menangani situasi berisiko.
  • Where?
    Ruang publik di kota Toronto, Kanada, menjadi lokasi utama pemasangan instalasi es dan tempat berkumpulnya para penggemar.
  • When?
    Instalasi dipasang pada Senin pagi, 20 April, dan album “ICEMAN” dijadwalkan rilis pada 15 Mei mendatang.
  • Why?
    Kampanye ini dibuat untuk menarik perhatian publik terhadap perilisan album baru Drake dengan cara interaktif melalui pencarian tanggal rilis tersembunyi di dalam balok es.
  • How?
    Pemasangan dilakukan oleh tim promosi Drake; fans mencoba mencairkan es dengan berbagai alat hingga memicu intervensi pemadam kebakaran karena penggunaan bahan mudah terbakar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Instalasi es Drake untuk album baru ICEMAN sukses jadi perbincangan. Bukan cuma karena konsep promosinya yang tidak biasa, momen ini berakhir melibatkan pemadam kebakaran Toronto.

Di balik balok es raksasa yang dipasang di ruang publik itu, tersimpan petunjuk tanggal rilis album yang harus ditemukan langsung oleh para penggemar.

Aksi fans yang berusaha mencairkan instalasi itu dengan berbagai cara membuat kampanye ini berkembang dari gimmick promosi yang viral. Simak fakta-fakta menariknya di bawah ini!

Sembunyikan tanggal rilis ICEMAN

instagram.com/champagnepapi

Drake pertama kali menghadirkan instalasi es itu di Toronto pada Senin pagi, (20/4). Ia mengumumkan bahwa tanggal rilis album barunya, ICEMAN, tersembunyi di dalam balok es tersebut.

Tak lama setelah itu, penggemar mulai berdatangan dengan berbagai alat untuk mempercepat proses mencairkan es. Meski ada tanda larangan menyentuh instalasi, mereka tetap mencoba membongkarnya menggunakan ice pick, blow torch, hingga alat-alat lain.

Sampai bikin pemadam kebakaran turun tangan

instagram.com/champagnepapi

Situasi berubah serius ketika banyak orang mencoba mencairkan es menggunakan cairan mudah terbakar dan open flame.

Departemen Pemadam Kebakaran Toronto akhirnya turun tangan menggunakan air panas untuk melelehkan instalasi tersebut.

Kepala pemadam Jim Jessop mengatakan langkah itu dilakukan di bawah Fire Protection and Prevention Act karena adanya “aktivitas berbahaya dan tidak aman.”

Sebagai Kepala Pemadam Kebakaran Toronto, prioritas utama saya adalah menjaga warga Toronto tetap aman,” ujarnya.

Jim Jessop menambahkan bahwa kerumunan yang mencoba melelehkan es dengan bahan mudah terbakar menciptakan ancaman langsung terhadap keselamatan.

Fisikawan juga ikut buka suara

instagram.com/champagnepapi

Langkah promosi album terbaru Drake ini juga menarik perhatian akademisi. Profesor Valentin Crépel dari University of Toronto mengatakan strategi fans secara teori memang bisa membantu.

Bukan hanya secara langsung mengurangi es per kilogram, tapi juga meningkatkan kekasaran permukaan yang memperkuat transfer panas dari matahari dan konveksi,” jelasnya.

Ia bahkan memperkirakan dibutuhkan sekitar 70 gigajoule energi untuk melelehkan seluruh struktur es tersebut.

Sekilas tentang album ICEMAN yang akan dirilis 15 Mei

ICEMAN bukan muncul tiba-tiba. Drake mulai membangun narasi albumnya sejak Juli 2025 lewat livestream Iceman Episode 1 di YouTube, saat ia pertama kali memutar sejumlah materi baru, termasuk "What Did I Miss?" yang dirilis ke platform streaming sehari setelahnya.

Lewat dua livestream berikutnya, Drake memperkenalkan lagu dan instrumental baru, termasuk "Which One" bersama Central Cee serta "Dog House" bersama Yeat dan Julia Wolf.

Album ini juga menjadi proyek solo penuh pertama Drake sejak For All the Dogs (2023). ICEMAN yang dijadwalkan rilis 15 Mei ini akan jadi rilisan besar pertamanya setelah perseteruan yang banyak dibicarakan dengan Kendrick Lamar.

Di sela itu, pada Agustus 2024, Drake sempat merilis folder besar berisi musik unreleased, footage studio, dan cuplikan behind-the-scenes, disertai tiga lagu baru: "It’s Up" bersama Young Thug dan 21 Savage, "Housekeeping Knows" bersama Latto, serta "Blue Green Red".

Beberapa pekan kemudian, Drake juga mengejutkan fans dengan tiga lagu lain, yaitu "Circadian Rhythm", "SOD", dan "No Face" bersama Playboi Carti lewat akun burner Instagramnya, @plottttwistttttt.

Pada Februari 2025, ia kembali lewat album kolaboratif Some Sexy Songs 4 U bersama PARTYNEXTDOOR yang melahirkan hit "Nokia". Salah satu track-nya, "Somebody Loves Me", bahkan masuk nominasi Best Melodic Rap Performance di Grammy Awards.

Cara promosinya ada-ada aja, ya, Bela? Apakah kamu salah satu orang yang menantikan perilisan album ICEMAN?

Editorial Team

EditorAyu Utami