Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Tanaman Indoor Pembersih Udara, Dracaena sampai Peace Lily
pexels.com/Max Vakhtbovych
  • Tujuh tanaman indoor disebut dapat membantu menyaring polutan udara, termasuk lidah mertua, aglaonema, dracaena, lidah buaya, palem kuning, peace lily, dan spider plant.

  • Lidah mertua, lidah buaya, palem kuning, serta peace lily diklaim menyerap zat seperti formaldehida, benzena, xilena, amonia, hingga trichloroethylene.

  • Perawatannya bervariasi: beberapa tahan minim cahaya atau jarang disiram, sementara dracaena perlu dihindari di rumah dengan anjing atau kucing karena beracun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tanaman hias selama ini banyak digemari karena bisa memperindah rumah. Selain memperindah, ternyata ada sejumlah tanaman hias yang dapat membantu membersihkan udara di rumah, lho. Terlebih, saat ini, asap karhutla membuat kualitas udara menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Nah, beberapa tanaman di bawah ini dikenal mampu menyerap polutan sehingga udara yang kamu hirup di dalam ruangan tetap aman dan segar. Apa saja tanaman indoor pembersih udara? Bagi kamu yang belum tahu, yuk simak berbagai jenis tanamannya di bawah ini.

1. Lidah mertua

pexels.com/Damir K

Berbicara soal tanaman indoor pembersih udara, lidah mertua wajib kamu masukkan. Lidah mertua atau snake plant dikenal mampu menyerap formalin (formaldehida), benzena, xylene, dan trichloroethylene. Selain itu, lidah mertua juga akan tetap akan memproduksi oksigen, sekali pun di malam hari.

Tanaman ini cocok buat kamu yang ingin punya tanaman hias tanpa ribet merawatnya. Sebab, lidah mertua cukup tahan banting dan tidak perlu sering disiram.

2. Aglaonema

pexels.com/Jeffry Surianto

Aglaonema atau akrab disebut Sri Rejeki sering menjadi tanaman hias untuk mempercantik sudut rumah. Tak hanya memiliki corak daun yang menawan, tanaman ini juga dikenal mampu menyaring polutan atau racun yang ada di udara.

Selain itu, aglaonema juga dikenal cukup toleran terhadap kondisi minim cahaya. Tanaman tersebut tetap bisa bertahan hidup meskipun kamu letakkan di ruangan yang kurang cahaya matahari.

3. Dracaena

pexels.com/Big Photon

Dracaena dikenal memiliki daun panjang dan lebar dengan tepian berwarna putih, merah, atau krem yang membuat tampilannya makin menarik. Tanaman hias ini juga dianggap bisa menangkal nitrogen dioksida (NO₂) yang memengaruhi kualitas udara.

Meskipun mungil, dracaena bisa tumbuh hingga 4 meter, asalkan dirawat dengan benar. Sayangnya, jika kamu memelihara anjing atau kucing di rumah, sebaiknya hindari tanaman berjuluk bambu rezeki ini karena bisa beracun untuk hewan kesayanganmu.

4. Lidah buaya

pexels.com/Alexey Demidov

Tak hanya berguna dalam menyembuhkan luka bakar dan menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal mampu memurnikan udara. Tanaman indoor pembersih udara ini bisa menyingkirkan formaldehida dan benzena.

Saat kamu hendak merawat lidah buaya, pastikan meletakkan lidah buaya ruangan yang terkena sinar matahari agar dapat tumbuh dengan baik.

5. Palem kuning

instagram.com/greenplantsbali

Tanaman satu ini pasti sudah tidak asing lagi di kamu, Bela. Pasalnya, palem kuning sering ditemukan untuk dekorasi di resto, kantor, dan sebagainya. Palem kuning sebenarnya bisa membantu membersihkan dan memperbaiki kualitas udara di dalam ruangan.

Tanaman tersebut dapat menyerap polutan berbahaya, seperti formaldehida, benzena, xilena, toluena, karbon monoksida, dan karbon dioksida. Tak heran jika palem kuning bisa jadi opsi agar ruangan bernuansa tropis sekaligus punya udara yang bersih.

6. Peace lily

pexels.com/Kaboompics.com

Tanaman indoor pembersih udara berikutnya, yakni peace lily. Tanaman ini diyakini dapat menyaring polutan dalam ruangan, seperti amonia, benzena, formalin, dan trichloroethylene. Tak hanya itu saja, peace lily juga termasuk tanaman hias yang mudah dan hemat dalam perawatannya.

Kamu cukup menyimpannya di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung agar bisa tumbuh dengan baik. Selain itu, jaga agar tanah tanaman tetap lembap, namun jangan terlalu basah. Kamu juga bisa menyemprot daunnya dan menyiram secara menyeluruh dua kali seminggu.

7. Spider plant

pexels.com/Mathias Reding

Buat kamu yang masih pemula atau sering lupa merawat tanaman, spider plant cocok dipilih. Daunnya yang panjang menyerupai kaki laba-laba tersebut dipercaya bisa membersihkan udara dari berbagai zat kimia beracun.

Perawatannya pun simpel, kamu hanya perlu memastikan spider plant ditempatkan di area yang cukup terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung yang terlalu kuat. Selain itu, jangan menyiram terlalu sering, cukup satu atau dua kali dalam seminggu.

Itu dia rekomendasi tanaman indoor pembersih udara untuk ruanganmu. Dari lidah mertua hingga spider plant, kira-kira tanaman mana yang jadi pertimbanganmu, nih?

Curated For You

Editorial Team

Related Article