Bela, menurutmu apakah cantik itu? Sejak dulu makna cantik seringkali didefinisikan oleh majalah atau media televisi. Cantik seringkali dikaitkan dengan wajah yang putih dan mulus, tubuh yang langsing dan tinggi semampai, atau rambut yang tergerai lurus dan indah. Padahal, cantik lebih dari fisik semata. Tiga perempuan ini buktikan bahwa keadaan fisik bukan halangan untuk mereka terus dapat berkarya. Simak yuk!
Sukses Jadi Model, 3 Perempuan Ini Dobrak Standar Kecantikan

Winnie Harlow
Memiliki penyakit vitiligo (kondisi di mana pigmentasi kulit hilang) tidak membuat Winnie Harlow atau lebih dikenal dengan nama Chantelle berkecil hati. Meski sempat merasa insecure dengan kondisi tubuhnya, namun Winnie tak ingin meratapinya terlalu lama. Winnie justru memilih bangkit dan dengan percaya diri mengikuti ajang pencarian model America’s Next Top Model. Terbukti, dengan tekad yang kuat Winnie berhasil masuk babak 5 besar. Tak berhenti di situ, Winnie juga berhasil mendapatkan fashion campaign dan berjalan untuk berbagai runway. “Satu-satunya orang yang bisa membuatmu merasa tidak cantik adalah dirimu sendiri. Kamu tidak bisa membiarkan orang lain menghancurkan rasa percaya diri dan juga harga dirimu. Kamu harus lebih dulu mencintai dirimu sendiri sebelum membiarkan orang lain mencintai dirimu.” jelas Winnie kepada Today.
Jillian Mercado
Nama Jillian Mercado mungkin terdengar asing di telingamu. Jillian adalah seorang Editor, fashion blogger, sekaligus model. Memiliki penyakit muscular dystrophy sejak kecil membuat Jillian harus hidup dengan kursi roda. Namun, hal ini tidak mematahkan semangatnya untuk melakukan salah satu hal yang sangat dicintainya yaitu fashion. Dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, Jillian membuktikan dirinya juga bisa menjadi seorang model layaknya perempuan lainnya. Berawal dari kesukaannya ketika difoto oleh temannya yang seorang fotografer, Jillian merasa kepercayaan dirinya meningkat dan merasa bahwa dirinya bisa menjadi model. Berangkat dari hal itu, Jillian mencoba mengikuti casting yang dilakukan oleh Diesel dan ia pun terpilih sebagai global face untuk retail asal Italia tersebut. Tak hanya itu, Jillian pun pernah menjadi model untuk koleksi pakaian milik Beyoncé.
Jamie Brewer
Menyandang down sydrome bukan berarti tidak bisa melakukan apa-apa lho, Bela. Hal ini dibuktikan oleh aktris Jamie Brewer. Perempuan berusia 32 tahun ini mengawali kariernya dengan menjadi salah seorang pemain untuk serial American Horror Story. Tak hanya menjadi aktris, Jamie juga berhasil menjadi penyandang down syndrome pertama yang menjadi model untuk desainer Carrie Hammer di New York Fashion Week tahun 2015 lalu. Kini Jamie aktif di berbagai komunitas untuk para penyandang down sydrome. “Rasanya sangat inspiratif bisa menjadi seorang role model untuk semua perempuan muda dan mendorong mereka untuk berani menjadi diri sendiri dan menunjukannya.” jelas Jamie penuh semangat.