Dampak pelemahan rupiah terhadap sektor properti bisa berbeda-beda, tergantung jenis dan tujuan investasinya. Bagi pemilik properti dengan KPR dalam rupiah, cicilan umumnya tidak terdampak secara langsung. Namun, kenaikan harga bahan bangunan impor bisa memengaruhi biaya pembangunan maupun renovasi.
Di sisi lain, properti yang berada di lokasi strategis atau menyasar segmen menengah ke atas cenderung lebih tahan terhadap gejolak ekonomi. Properti yang disewakan pada ekspatriat dan dibayar dalam mata uang asing bisa jadi andalanmu dalam berinvestasi. Namun, tetap perlu berhati-hati pada properti yang bergantung pada material impor atau menyasar pasar yang daya belinya rentan tergerus inflasi.
Itu dia lima strategi investasi saat rupiah melemah yang bisa jadi pertimbanganmu. Jadi, investasi mana nih yang kamu pilih, Bela?
Apa yang harus dilakukan investor saat nilai rupiah melemah? | Meninjau kembali tujuan investasi dan memastikan portofolio terdiversifikasi agar risiko dapat dikelola dengan baik. |
Apakah melemahnya rupiah selalu berdampak buruk pada investasi? | Tidak selalu. Beberapa aset seperti saham perusahaan berorientasi ekspor atau instrumen berbasis dolar AS justru berpotensi mendapatkan keuntungan. |
Instrumen investasi apa yang sering dipertimbangkan saat rupiah melemah? | Emas, reksa dana global, saham perusahaan ekspor, dan instrumen yang memiliki eksposur terhadap mata uang asing sering menjadi pilihan. |