Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Sejarah golden globes
goldenglobes.com

Intinya sih...

  • Golden Globes bermula dari luncheon jurnalis internasional di Los Angeles pada tahun 1943.

  • Pada 1944, HFCA mengadakan upacara penghargaan pertama untuk film-film tahun 1943 di studio 20th Century Fox.

  • Pada 2023, aset Golden Globes diambil alih oleh perusahaan swasta dan sistem keanggotaan serta pemungutan suara diperluas ke jurnalis internasional di luar HFPA.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagai salah satu ajang penghargaan film dan televisi bergengsi, Golden Globes atau Golden Globe Awards ternyata punya sejarah yang menarik. Acara yang sering disebut sebagai pendahulu award season Hollywood ini rupanya bermula dari luncheon para jurnalis internasional di Los Angeles.

Golden Globes dianggap menjadi salah satu indikator penting sebelum puncak penghargaan seperti Academy Awards (Oscar) dan Emmy Awards. Lanjut scroll untuk menyimak cerita lengkap sejarah Golden Globes!

Awal mula Golden Globes

goldenglobes.com

Pada tahun 1943, sekelompok wartawan yang meliput industri film di Los Angeles mendirikan sebuah organisasi bernama Hollywood Foreign Correspondents Association (HFCA). Kelompok ini dibentuk sebagai wadah untuk mengorganisir dan menyebarkan berita perfilman kepada pembaca di luar Amerika Serikat.

Motto mereka kala itu adalah “Unity Without Discrimination of Religion or Race,” mencerminkan semangat inklusif di tengah Perang Dunia II. Tujuan awal HFPA adalah membangun hubungan profesional dengan studio Hollywood serta mempermudah akses wawancara dengan aktor, sutradara, dan tokoh perfilman untuk pembaca global.

Tahun berikutnya, pada 11 Februari 1944, HFCA mengadakan upacara penghargaan pertama untuk film-film tahun 1943 di studio 20th Century Fox. Pada saat itu, penghargaan diberikan dalam bentuk scroll, bukan patung atau trofi seperti yang kita kenal sekarang. Daftar pemenangnya antara lain:

  • Best Actress: Jennifer Jones - The Song of Bernadette

  • Best Actor: Paul Lukas - Watch on the Rhine

  • Best Film: The Song of Bernadette

Sejarah trofi dan perkembangan Golden Globes

cecilbdemille.com

Pada tahun berikutnya, para anggota asosiasi mengadakan sebuah kompetisi untuk mencari desain trofi penghargaan yang paling mewakili tujuan organisasi secara keseluruhan. Marina Cisternas, yang menjabat sebagai presiden kelompok tersebut pada periode 1945–1946, mengusulkan ide berupa bola dunia berkilau yang diletakkan di atas pedestal silinder sebagai simbol representasi dunia.

Seiring dengan penyelenggaraan Golden Globe Awards, Hollywood Foreign Correspondents Association menggelar acara sosial gala pertamanya pada tahun 1945 dalam bentuk jamuan makan malam resmi di Beverly Hills Hotel. Film Going My Way memenangkan penghargaan Best Film. Sementara itu, Ingrid Bergman dan Alexander Knox masing-masing dinobatkan sebagai Best Actress dan Best Actor berkat penampilan mereka dalam The Bells of St. Mary dan President Wilson.

Dalam perjalanan sejarahnya, Golden Globe juga mencatat sejumlah tonggak penting lainnya. Pada tahun 1951, asosiasi memutuskan untuk membagi nominasi film, aktor, dan aktris terbaik ke dalam dua kategori, yaitu drama serta musikal atau komedi, agar tidak ada genre yang terpinggirkan.

Setahun kemudian, pada 1952, HFPA memperkenalkan Cecil B. DeMille Award sebagai bentuk penghargaan atas “kontribusi luar biasa di bidang hiburan,” dengan Cecil B. DeMille sendiri menjadi penerima perdana penghargaan tersebut.

Pelebaran cakupan dan siaran televisi

goldenglobes.com

Golden Globes awalnya hanya memberikan penghargaan untuk film. Baru pada 1955, penghargaan juga diperluas mencakup karya televisi, menandai salah satu evolusi penting dalam sejarah ajang ini. Kategori televisi yang termasuk pertama kali dianugerahi penghargaan meliputi program drama, komedi, dan variety show.

Seiring berjalannya waktu, Golden Globes semakin populer dan mulai disiarkan di televisi nasional di Amerika Serikat sejak tahun 1960-an. Acara ini jadi salah satu ajang penghargaan yang sangat ditunggu tiap awal tahun oleh penikmat film dan serial di seluruh dunia.

Kontroversi Golden Globes

goldenglobes.com

Sepanjang sejarahnya, Golden Globe Awards kerap dibayangi pertanyaan soal kredibilitas. Salah satu penyebab utamanya adalah berbagai tuduhan pelanggaran etika yang pernah dialami oleh HFPA sebagai penyelenggara.

Pada 1968, Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat bahkan melakukan penyelidikan terhadap siaran Golden Globes di NBC dan menyatakan bahwa HFPA telah “secara substansial menyesatkan publik” terkait prosedur pemilihan pemenang. Salah satu tuduhan serius saat itu adalah adanya negosiasi pemberian penghargaan kepada sejumlah artis dengan imbalan kehadiran mereka di acara tersebut.

Pada 2021, HFPA dikritik terkait pelanggaran etika dan minimnya keberagaman. Hal ini termasuk sorotan tajam pada tahun 2021 terkait tidak adanya anggota kulit hitam dalam organisasi tersebut. Akibat tekanan publik dan industri, Golden Globes mengalami restrukturisasi besar.

Pada 2023, aset Golden Globes diambil alih oleh perusahaan swasta, dan sistem keanggotaan serta pemungutan suara diperluas ke jurnalis internasional di luar HFPA. Langkah ini menandai transformasi Golden Globes dari organisasi tertutup menjadi institusi yang lebih terbuka, terstruktur, dan berorientasi global.

Apakah kamu penonton setia ajang penghargaan ini, Bela? Sejarah Golden Globes ternyata sangat menarik, bukan?

Editorial Team

EditorAyu Utami