Karier Eileen Gu dimulai dari langkah kecil yang konsisten sejak usia dini. Diperkenalkan pada ski oleh ibunya di Danau Tahoe, Amerika Serikat saat berusia 3 tahun, Eileen langsung menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap olahraga ini. Berbeda dari cabang ski balap yang lebih kompetitif, ia memilih freeski—cabang yang menggabungkan teknik, kreativitas, dan keberanian dalam melakukan trik di udara.
Di usia 8 tahun, Eileen bergabung dengan tim freeski di Northstar California Resort. Di sinilah ia mulai serius berlatih dan mengasah kemampuannya, terutama dalam teknik slopestyle dan halfpipe. Hanya dalam waktu singkat, bakatnya mulai terlihat. Pada usia 9 tahun, ia berhasil memenangkan kejuaraan nasional junior pertamanya dan ini adalah sebuah pencapaian awal yang menjadi fondasi karier panjangnya.
Memasuki usia 13 tahun, Eileen mulai naik ke level kompetisi yang lebih tinggi dengan mengikuti ajang senior dan internasional. Transisinya berjalan mulus, bahkan terbilang sangat cepat. Pada musim 2017–2018, ia resmi memulai debut internasionalnya. Setahun kemudian, ia berhasil meraih podium Piala Dunia pertamanya di Italia, termasuk kemenangan di nomor slopestyle—prestasi yang menandai kehadirannya sebagai rising star di dunia freeski.
Keputusan besar datang pada 2019, ketika ia memilih untuk mewakili Tiongkok, negara asal ibunya. Langkah ini bukan hanya soal identitas, tetapi juga misi untuk memperkenalkan dan mengembangkan olahraga musim dingin di negara tersebut. Tak lama setelah itu, ia langsung membuktikan kemampuannya dengan meraih kemenangan di ajang Australian New Zealand Cup.
Tahun 2020 hingga 2021 menjadi periode penting dalam membangun reputasinya. Di Olimpiade Remaja Musim Dingin Lausanne 2020, ia sukses membawa pulang dua medali emas dan satu perak. Lalu di X Games Aspen 2021, Eileen mencetak sejarah sebagai atlet rookie pertama yang meraih tiga medali dalam satu edisi, dua emas dan satu perunggu. Dari sini, namanya mulai dikenal luas sebagai salah satu atlet muda paling menjanjikan di dunia.