Alysa Liu telah menekuni dunia seluncur es sejak kecil dengan dukungan penuh dari sang ayah. Ayahnya berperan besar dalam mengarahkan dan mendampingi perjalanan karier Alysa hingga bisa menembus level senior dan kompetisi internasional.
Ia mengawali kariernya pada tahun 2015 dan berhasil meraih peringkat ketujuh di Kejuaraan Regional Pasifik Tengah. Setahun kemudian, di Kejuaraan AS 2016, ia mencetak sejarah sebagai peraih emas intermediate termuda di usia 10 tahun.
Nama Alysa Liu pun makin dikenal publik saat berhasil menjadi juara nasional Amerika Serikat termuda pada usia 13 tahun. Ia juga menjadi skater perempuan termuda yang mendaratkan triple Axel di Kejuaraan AS. Bahkan, menjadi perempuan ketiga yang melakukannya dalam ajang tersebut.
Karier internasionalnya mulai mencapai puncak saat meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2022 di Montpellier, Prancis. Kemenangan itu membawa ia menjadi tunggal putri AS pertama yang naik podium dunia dalam enam tahun. Pada tahun yang sama, ia juga meraih peringkat ketujuh di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 dan berhasil mengukuhkan posisinya sebagai skater elit di tingkat global.
Sayangnya, setelah olimpiade tersebut Alysa justru memilih pensiun pada usia 16 tahun karena burnout dan trauma dari tekanan kompetitif sewaktu kecil. Ia menginginkan hidup lebih normal dan fokus sekolah. Meski demikian, ia kemudian mengumumkan comeback pada tahun 2024. Dari situ, Alysa kembali mencapai puncak performa dengan merebut gelar dunia 2025 dan medali emas Olimpiade 2026.