pexels.com/Allen Boguslavsky
Jika berada di kota-kota besar seperti Shanghai atau Beijing, perayaan Tahun Baru Masehi biasanya diwarnai dengan acara hitung mundur, pesta kembang api, dan berbagai promo belanja menarik pada pusat perbelanjaan.
Hal ini tentunya sama seperti perayaan Tahun Baru di Indonesia. Suasananya akan tampak meriah, terutama di area perkotaan. Namun, saat Imlek tiba, kondisi kota bisa berubah drastis, lho. Banyak masyarakat akan pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Itu dia lima perbedaan Imlek dan Tahun Baru Masehi bagi masyarakat Tionghoa. Jadi, sekarang sudah tahu bedanya, bukan? Meskipun bukan perayaan utama, masyarakat Cina tetap merayakan tanggal 1 Januari dengan cara tersendiri yang sederhana namun tetap bermakna.
Apa itu Imlek dan Tahun Baru Masehi? | Imlek adalah Tahun Baru menurut kalender Cina, sedangkan Tahun Baru Masehi adalah pergantian tahun menurut kalender Gregorian. |
Apakah semua orang merayakan keduanya? | Tahun Baru Masehi dirayakan secara global, sedangkan Imlek khusus dirayakan oleh masyarakat Tionghoa. |
Bagaimana cara merayakan Imlek dan Tahun Baru Masehi? | Imlek fokus pada keluarga, makan bersama, memberi angpao, dan ritual tradisional. Sementara Tahun Baru Masehi umumnya dengan pesta, kembang api, dan hitung mundur di malam 31 Desember. |