Cara penulisan angka Romawi terdiri dari empat sistem cara penulisan, yaitu penjumlahan, pengurangan, pengulangan, dan campuran. Yuk, simak pembahasannya satu per satu di bawah ini!
1. Sistem penjumlahan
Penulisan angka Romawi dengan sistem penjumlahan dipakai bila ada angka Romawi yang terdiri dari dua angka atau lebih. Biasanya sistem ini menempatkan angka di sebelah kirinya dengan jumlah lebih dari atau sama dengan angka di sebelah kanannya.
Contoh:
VI = 5 + 1 = 6
LXVII = 50 + 10 + 5 + 1 + 1 = 67
2. Sistem pengurangan
Kamu bisa memakai sistem pengurangan untuk penulisan angka Romawi yang terdiri dari dua angka atau lebih. Berbeda dengan sistem penambahan, sistem satu ini menempatkan angka di sebelah kirinya dengan numerik yang kurang dari angka di sebelah kanannya.
Contoh:
a. IV = 5 – 1 = 4
b. XL = 50 – 10 = 40
3. Sistem pengulangan
Sistem pengulangan termasuk dalam sistem penulisan angka romawi yang paling mudah. Sebab, kamu hanya perlu mengulang angka yang sama secara berurutan.
Contoh:
a. III = 1 + 1 + 1 = 3
b. CC = 100 + 100 = 200
4. Sistem campuran
Sesuai namanya, sistem campuran pada penulisan angka Romawi menggabungkan ketiga sistem sebelumnya.
Contoh:
a. XCVIII = XC + V + I + I + I
= (100 – 10) + (5 + 1 + 1 + 1)
= 90 + 8
= 98
b. MDCCCXLVII = M + D + C + C + C + XL + V + I + I
= 1000 + 500 + 100 + 100 + 100 + (50 – 10) + 5 + 1 + 1
= 1000 + 500 + 100 + 100 + 100 + 40 + 5 + 1 + 1
= 1847