Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Islam, tapi juga momen penuh makna spiritual dan refleksi diri bagi umat Muslim di seluruh dunia. Berbeda dengan kalender Masehi yang didasarkan pada peredaran matahari, sistem penanggalan Hijriah mengacu pada siklus bulan. Karena itulah, setiap tahunnya perayaan Tahun Baru Islam bisa jatuh di tanggal yang berbeda secara Masehi.
Namun, maknanya tetap sama: mengingat perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, yang menjadi titik awal sistem penanggalan ini.
Lantas, bagaimana sejarah dan apa saja bulan yang terdapat di tahun Hijriah ini? Simak selengkapnya, yuk!
