Meski Indonesian Rap Time Machine dan Tribute to Glenn Fredly mengapit pertunjukkan Jinan Laetitia, namun perempuan 21 tahun ini tetap menunjukkan performa yang hampir flawless. Suara merdunya berkawin dengan aransemen RnB yang tidak terlalu rumit namun terasa berenergi dan cantik. Ditambah dengan lirik yang lekat dengan problem usia 20-an, penampilan Jinan seperti angin segar untuk musik RnB Indonesia.
Baru berkarier di musik sejak 2020, namun ia sudah menjajaki panggung internasional F1 Night Race, dan panggung festival perdananya di Indonesia adalah Flavs.
Sebelum dilirik untuk manggung di F1 dan masuk sebagai rooster Warner Music Indonesia, Jinan memproduksi lagu-lagunya sendiri dibantu oleh kakaknya dan mengunggahnya sendiri ke Spotify. Atas dukungan positif dari keluarga dan teman-temannya lah yang membuat Jinan berani terus membuat lagu, hingga kini sudah mengantongi satu album dan tujuh single lepas.
Saran Popbela, kamu harus dengerin "20 Something", "Vanilla", "Leave" dan lagu terbarunya, "Objects of Affection" yang cocok banget untuk road trip!
popbela.com/Zikra Mulia Irawati
Tidak ketinggalan, Paul Partohap yang awalnya memiliki sedikit penonton, namun sekitar satu menit Paul naik ke atas panggung, tiba-tiba orang-orang mulai berlari ke depan panggung untuk melihat Paul lebih dekat!
Berdomisili di Jerman, Paul merasa berterima kasih kepada para penggemar, karena sudah mau mampir untuk menonton dirinya selama di Indonesia. Ia membawakan tembang yang akrab bagi para kreator konten, seperti "Wanderlust", "P.S. I LOVE YOU", "Thank You 4 Lovin' Me" dan "Best Friend" yang memiliki high rotation di radio, Spotify, hingga trending di TikTok. Saat ada penonton yang tak sempat menyaksikan Tribute to Glenn Fredly, Paul juga menyanyikan "Terserah" yang begitu menyentuh.