Minggu Palma kembali diperingati umat Kristiani di seluruh dunia pada 29 Maret 2026, menjadi tanda dimulainya Pekan Suci yang penuh makna. Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, perayaan ini mengajak umat untuk berhenti sejenak dan merenungkan perjalanan spiritual yang sarat pesan tentang pengorbanan, kerendahan hati, dan kesetiaan iman.
Perayaan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum reflektif yang relevan dengan kehidupan masa kini. Dari prosesi daun palma hingga kisah sengsara Yesus Kristus, Minggu Palma menghadirkan pesan yang kuat tentang harapan di tengah penderitaan. Lalu, apa sebenarnya makna di balik perayaan ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Bela!
