Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You
    Lirik 'Sial' - Mahalini, Keluh Kesah Penyesalan Dalam Mencintai
    instagram.com/mahaliniraharja

    Tiap kali berselancar di TikTok, pasti setidaknya pernah lewat satu video dengan latar belakang lagu Mahalini yang bertajuk "Sial" di FYP-mu. Lagu tersebut akhir-akhir ini memang sedang naik daun di sosial media lantaran liriknya yang menyayat hati dan banyak yang bisa merasakan maksud liriknya pula.

    Lagu tentang penyesalan karena mencintai seseorang yang akhirnya pergi meninggalkan itu juga meraih popularitas di kanal streaming musik. Di Spotify misalnya, "Sial" telah berhasil didengarkan sebanyak 164,6 juta kali hingga artikel ini ditulis. 

    Ceritakan pengalaman pribadi

    instagram.com/mahaliniraharja

    "Sial" merupakan lagu yang menjadi bagian dari album studio perdana Mahalini yang bertajuk fábula. Judul lagu ini diambil dari bahasa latin yang berarti cerita dongeng. Melalui album ini, Mahalini ingin menyampaikan semua cerita tentang dirinya tak hanya dari lagu-lagu di dalamnya, bahkan juga melalui konsep dan sampul albumnya.

    "Cover albumnya kenapa (bernuansa) Bali karena menceritakan bahwa gue dari Bali. Terus kalau kalian lihat cover albumnya ada tangan di bawah pinggang, itu mencirikan orang yang bantu gue di belakang," ujar perempuan berdarah Bali tersebut saat wawancara di Podcast Versus bersama Bondol JPG dan Noniek.

    Hingga artikel ini ditulis, "Sial" sudah diputar sebanyak lebih dari 170 juta kali di layanan streaming musik Spotify dan menjadi lagu dengan total putar paling banyak kedua setelah "Sisa Rasa" dalam studio album perdana Mahalini.

    Penyesalan mencintai seseorang

    instagram.com/mahaliniraharja

    Mahalini dikenal sebagai musisi dengan banyak lagu galau yang bisa dimengerti oleh banyak masyarakat. Dengan lagu-lagu dari album pertamanya yang terinspirasi dari cerita tentang dirinya, tak terkecuali dengan lagu "Sial" yang booming di internet. Lagu ini mengisahkan tentang penyesalan mencintai seseorang, namun berakhir ditinggalkan meski sudah yakin akan bersama.

    "Gue inspirasinya. Dari gue di-ghosting orang. Ada satu (momen) ghosting yang gue bertanya-tanya juga. Yang satu ini lebih meyakinkan lagi," cerita Mahalini dalam salah satu konten YouTube-nya, "Deeptalk Mahalini".

    Lagu ini mengibaratkan pertemuan dengan seseorang yang sudah sangat meyakinkan untuk bisa selalu bersama namun tetap pergi meninggalkan adalah sebuah kesialan. Tak hanya itu, "Sial" juga menjadi penyesalan terhadap diri sendiri yang tak mampu menyadari lebih awal mengenai akhir yang menyedihkan tersebut.

    Lirik "Sial" - Mahalini

    Siapapun yang sedang merasa menyesal sudah mencintai seseorang yang salah, semoga lagu ini bisa menyampaikan perasaanmu dengan baik ya. Berikut ini sudah Popbela tulis liriknya supaya bisa kamu nyanyikan.

    Lirik lagu "Sial" - Mahalini

    Sampai saat ini tak terpikir olehku
    Aku pernah beri rasa pada orang sepertimu
    Seandainya sejak awal tak ku yakinkan diriku
    Tutur kata yang sempurna, tak sebaik yang kukira

    Andai kutahu semua akan sia-sia
    Takkan ku terima cinta sesaatmu

    Bagaimana dengan aku
    Terlanjur mencintaimu
    Yang datang beri harapan
    Lalu pergi dan menghilang
    Tak terfikirkan olehmu
    Hatiku hancur karena mu
    Tanpa sedikit alasan
    Pergi tanpa berpamitan
    Takkan kuterima cinta sesaatmu

    Seandainya sejak awal tak ku yakinkan diriku
    Tutur kata yang sempurna, tak sebaik yang kukira

    Andai kutahu semua akan sia-sia
    Takkan ku terima cinta sesaatmu

    Bagaimana dengan aku
    Terlanjur mencintaimu
    Yang datang beri harapan
    Lalu pergi dan menghilang
    Tak terfikirkan olehmu
    Hatiku hancur karena mu
    Tanpa sedikit alasan
    Pergi tanpa berpamitan
    Takkan kuterima cinta sesaatmu

    Sial, sialnya ku bertemu dengan cinta semu
    Tertipu tutur dan caramu, seolah cintaiku
    Puas kau curangi aku?

    Bagaimana dengan aku
    Terlanjur mencintaimu
    Yang datang beri harapan
    Lalu pergi dan menghilang
    Tak terfikirkan olehmu
    Hatiku hancur karena mu
    Tanpa sedikit alasan
    Pergi tanpa berpamitan
    Takkan kuterima cinta sesaatmu

    Editorial Team

    EditorAyu Utami