Sesi diskusi kolaborasi lintas sektor dalam mempromosikan budaya Indonesia. (Dok. TikTok LIVE & POP MART)
Langkah ini bukan tanpa preseden. Sebelum Indonesia, inisiatif serupa sudah lebih dulu diperkenalkan di Jepang dan Kazakhstan. Namun, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mendapatkan kehormatan ini, sekaligus membuktikan bahwa kekayaan budaya lokal punya daya tarik yang kuat di mata dunia.
Johan Sebastian, Country Head of POP MART Indonesia, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini.
"NYOTA merupakan simbol imajinasi dan koneksi emosional lintas komunitas. Melalui kolaborasi dengan TikTok LIVE, kami sangat antusias melihat bagaimana karakter ikonik global dari POP MART ini dapat diinterpretasikan ulang melalui perspektif budaya nusantara Indonesia. Kami harap kolaborasi ini dapat tidak hanya mendekatkan NYOTA kepada para penggemar, tapi juga mengajak masyarakat untuk merayakan kekayaan budaya tanah air," ungkapnya.
Dari sisi TikTok LIVE, kolaborasi ini juga mencerminkan keyakinan mereka terhadap peran kreator sebagai ujung tombak pelestarian budaya di era digital. Michael Tan, Livestream Operations Manager TikTok LIVE Indonesia, menyampaikan, "Di TikTok LIVE, kami percaya kreator adalah generasi baru pendongeng budaya yang mampu mengubah interaksi digital menjadi koneksi yang nyata dan bermakna. Melalui kekuatan bercerita dan interaksi antarkreator dan komunitas di TikTok LIVE, kami melihat bagaimana cerita dan identitas lokal, termasuk dari Indonesia, dapat menjangkau audiens yang lebih luas hingga ke panggung global. Kolaborasi dengan POP MART ini menjadi langkah untuk mendukung kreator lokal mengekspresikan budaya Indonesia dengan cara yang lebih kreatif, relevan, dan dekat dengan komunitas mereka."