Instagram.com/antarafotocom - Basri Marzuki, Mohamad Hamzah
Kini setelah hampir enam tahun berkalung ban, ‘buaya seleb yang legendaris’ di Palu itu akhirnya bebas dari lilitan. Sosok yang menyelamatkannya adalah seorang pria bernama Hili (35), warga Kota Sragen, Jawa Tengah, yang datang ke Palu.
Ia berhasil melepaskan ban dari badan buaya pada Senin (7/2/2022) malam. Dalam pengakuannya, Hili mengatakan, sudah tiga pekan mencoba menangkap buaya berkalung ban itu. Setiap sore, dia memasang umpan yang terikat tali ke sungai sekitar.
Instagram.com/antarafotocom - Basri Marzuki, Mohamad Hamzah
Ujung tali lainnya diikat pada batang kayu besar yang ada di sekitar sungai untuk memudahkannya menarik buaya saat umpan itu berhasil dimakan. Merpati atau ayam biasa digunakan menjadi umpan.
Senin petang, Hili kembali memasang umpannya dan berhasil menangkap buaya itu. Dia tak sendiri, warga setempat yang menonton aksi Hili turut membantu. "Saya memang mau menangkapnya karena kasihan. Buaya itu terlilit ban selama bertahun-tahun," ucap Hili.
Instagram.com/antarafotocom - Basri Marzuki, Mohamad Hamzah
Saat buaya berhasil ditarik ke darat, Hili dengan sigap mengikat buaya itu. Menurut Hili, buaya berkalung ban berhasil dia evakuasi sekitar pukul 18.30 WITA. “Yang jerat saya sendiri, tapi saya minta bantuan warga untuk angkat ke darat. Mungkin ada 50 orang yang bantu angkat,” cerita Hili.
Setelah diangkat ke darat dan diikat dengan baik, ban pun akhirnya dilepaskan dari badan buaya tanpa menyakitinya. Warga yang membantu pun tak ada yang terluka. Kemudian masyarakat bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah melepaskan kembali buaya tersebut ke habitatnya di Sungai Palu.
Itulah kronologi penyelamatan atau evakuasi buaya berkalung ban sejak 2016 hingga 2022, yang akhirnya bisa terbebas.