Bergabung dengan ISIS pada tahun 2014 membuat perempuan ini menyesal dan ingin kembali ke negaranya, Amerika Serikat. Sayangnya, keputusannya ini ditentang oleh Presiden Donald Trump dan ia tidak diterima lagi di sana. Apa yang sebenarnya terjadi?
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Ingin Kembali ke AS, Perempuan Mantan ISIS Ini Ditolak Presiden Trump

www.al.com
1. Adalah Hoda Muthana, seorang perempuan muda yang meninggalkan Alabama, Amerika Serikat demi bergabung dengan ISIS di tahun 2014 lalu
www.al.com
2. Setelah hampir lima tahun bergabung, Hoda memutuskan untuk kembali ke Amerika Serikat dan melanjutkan hidup layaknya perempuan seusianya
www.al.com
3. Sayangnya, kepulangannya terhambat lantaran pemerintah Amerika Serikat nggak mengakuinya lagi sebagai warga warga negaranya
www.al.com
4. Padahal Hoda memiliki paspor resmi Amerika Serikat yang masih berlaku. Paspor tersebut sudah ia miliki sebelum Hoda bergabung dengan ISIS
www.al.com
5. Melalui Twitter-nya Presiden Donald Trump bahkan mengatakan langsung bahwa ia telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo untuk nggak mengizinkan Hoda kembali
Twitter.com
6. Tidak terima, pengacara Hoda, Hassan Shibly mengatakan bahwa kliennya memiliki paspor dan dokumen resmi yang memperkuat bahwa Hoda memang warga negara Amerika Serikat
www.al.com
7. Hoda sendiri memang lahir di Amerika Serikat pada tahun 1994, saat itu ayahnya baru saja pensiun sebagai diplomat. Sesuai peraturan, siapapun yang lahir di sana akan memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat
www.al.com
8. Jika benar Trump menolak dan mencabut kewarganegaraan Hoda, menurut Shibly, Trump dianggap melanggar hukum internasional dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pasal 15 tahun 1948 karena telah mencabut kewarganegaraan seseorang secara sewenang-wenang
www.al.com
9. Meski masih memperjuangkan haknya untuk dapat kembali tinggal di Amerika Serikat, Hoda sendiri mengaku menyesal telah bergabung dengan ISIS dan menerima konsekuensi ini karena perbuatannya di masa lalu
Theguardian.co.uk
Topics
Editorial Team
EditorRara Peni Asih
Related Article
Belajar dari Kasus Yurizal, Saat Empati di Media Sosial Makin Langka05 Agu 2026, 20:55 WIB
15 Ide Lomba 17 Agustus Anak yang Seru dan Kreatif05 Agu 2026, 20:35 WIB
Mencatat Setiap Amalan, Ini 5 Tugas Malaikat Raqib dan Atid05 Agu 2026, 19:40 WIB
12 Film dan Serial Netflix Tayang Agustus 2026, Wajib Masuk Watchlist05 Agu 2026, 16:15 WIB
Bukan Cuma Menawan, Ini Prestasi Agnes Rahajeng Beserta Kerja Nyatanya05 Agu 2026, 12:55 WIB
Mengenal Boreout, Saat Bosan jadi Pemicu Resign04 Agu 2026, 20:55 WIB
Fii Amanillah Artinya Mohon Perlindungan, Ini Cara Menjawabnya04 Agu 2026, 19:40 WIB
Profil dan Biodata Jung Joon Won, Pemeran A Bona Fide Killer04 Agu 2026, 15:55 WIB
6 Fakta HyoRiSoo, Sub-Unit SNSD yang akan Segera Debut04 Agu 2026, 12:55 WIB
Profil Kim Go Eun, Baru Dapat Daesang Setelah 14 Tahun Berkarier03 Agu 2026, 20:55 WIB
10 Tanda Seseorang Menjadi Budak Korporat, Apakah Kamu Salah Satunya?03 Agu 2026, 19:40 WIB
45 Lomba 17 Agustus untuk Dewasa yang Unik dan Kreatif03 Agu 2026, 17:35 WIB
8 Momen Ikonik di Blue Dragon Series Awards 2026, Haru dan Meriah!03 Agu 2026, 12:55 WIB
Daftar Lengkap Pemenang Blue Dragon Series Awards 202602 Agu 2026, 20:55 WIB
40 Puisi Kemerdekaan 17 Agustus yang Menyentuh dan Bermakna02 Agu 2026, 19:40 WIB
Jangan Cuma Gengsi, Pertimbangkan 6 Hal Ini Saat Ingin Beli Rumah02 Agu 2026, 12:55 WIB
Dari Estetik Fisik ke Beauty with Purpose, Ini Evolusi Beauty Pageant01 Agu 2026, 20:55 WIB
Profil Agnes Rahajeng, Content Creator yang Jadi Puteri Indonesia 202601 Agu 2026, 19:40 WIB
Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Mundur setelah Delapan Tahun Memimpin01 Agu 2026, 14:15 WIB
Mengenal Dewi Sri: Inspirasi Agnes Rahajeng di Miss Supranational01 Agu 2026, 12:55 WIB