Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
7 Fakta Menarik Film Na Willa, Suguhkan Nostalgia Masa Kecil
instagram.com/nawillaofficial
  • Film Na Willa, tayang sejak 18 Maret 2026, mengangkat kisah masa kecil di Surabaya tahun 1960-an dengan nuansa nostalgia dan pesan tentang pertumbuhan serta keberagaman.

  • Ceritanya diadaptasi dari novel Reda Gaudiamo dan terinspirasi pengalaman pribadinya bersama sang anak, menyoroti hubungan orang tua-anak serta pentingnya memahami kebahagiaan anak.

  • Proses syuting dijalankan ramah anak dengan area bebas rokok dan jadwal tidur siang, menjadi debut penyutradaraan live action bagi Ryan Adriandhy yang sebelumnya dikenal lewat karya animasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Na Willa menjadi salah satu tontonan keluarga yang menarik perhatian sejak penayangan perdananya pada 18 Maret 2026. Diadaptasi dari novel populer berjudul Na Willa: Serial Catatan Kemarin, film ini mengisahkan kehidupan sehari-hari seorang anak kecil berusia 6 tahun bernama Na Willa.

Penonton akan diajak bernostalgia dengan masa kecil yang sarat akan makna tentang pertumbuhan, keberagaman, dan perubahan zaman. Selain dikemas dalam alur cerita yang apik, Na Willa juga punya beberapa fakta menarik di dalamnya, lho. Berikut deretan fakta menarik film Na Willa yang perlu kamu simak sebelum menonton filmnya.

1. Menggunakan latar era tahun 1960-an

instagram.com/nawillaofficial

Fakta menarik film Na Willa yang pertama berkaitan dengan latar waktunya. Film ini mengambil gambaran Surabaya pada tahun 1960-an. Tim produksi berusaha membangun ulang bangunan, pakaian, hingga kendaraan khas era tersebut sehingga penonton bisa merasakan suasana masa lalu yang lebih nyata.

Detail-detail kecil di dalam gang tempat Willa tinggal juga cukup diperhatikan untuk memperkuat suasana cerita. Latar tahun 1960-an ini bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi juga membantu penonton memahami kehidupan sosial dan kebiasaan masyarakat pada masa itu.

2. Adaptasi cerita dari sudut pandang anak kecil

Film Na Willa diceritakan dari sudut pandang seorang anak perempuan bernama Na Willa yang tinggal di Surabaya. Berbeda dari beberapa film anak-anak yang terkadang dibuat dramatis, kisah ini justru menampilkan kejujuran dan rasa ingin tahu seorang anak dalam melihat dunia sekitarnya.

Penonton akan diajak mengikuti cara Willa memahami lingkungannya. Mulai dari bermain di gang, berinteraksi dengan tetangga, hingga pertanyaan-pertanyaan polos tentang kehidupan. Alur ceritanya mengalir sederhana dan alami tanpa perlu tambahan konflik yang dipaksakan.

3. Terinspirasi dari pengalaman sang penulis

instagram.com/nawillaofficial

Di balik cerita yang hangat, film ini menyimpan kisah menarik dari penulisnya, Reda Gaudiamo. Meski latar dan beberapa tokoh diambil dari kenangan masa kecilnya di Surabaya, konflik dalam cerita tersebut banyak terinspirasi dari pengalaman sang putri, Soca.

Gambaran belajar di rumah yang dialami Na Willa mencerminkan keinginan Reda agar sang anak menempuh pendidikan homeschooling saja. Sementara Soca siap menghadapi dunia luar. Dalam film, proses belajar terasa seperti bermain. Hal itu berbeda dengan pengalaman nyata putrinya di sekolah formal yang sempat terasa kaku dan berubah jadi tekanan. Kondisi tersebut juga menjadi penyesalan mendalam pada Reda.

Namun, seiring waktu, Soca mulai beradaptasi dan menemukan kebahagiaan melalui pertemanannya di sekolah. Pengalaman ini sekaligus menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih peka terhadap perasaan anak dan berani mengambil langkah jika anak tidak merasa bahagia.

4. Lokasi syuting diubah menjadi area bebas rokok

Salah satu fakta menarik film Na Willa lainnya yaitu berkaitan dengan komitmen para kru dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Dikarenakan cerita berfokus pada dunia anak-anak, aturan khusus diterapkan demi menjaga kenyamanan semua pihak.

Sutradara Ryan Adriandhy bahkan memberlakukan larangan merokok secara ketat di seluruh area set. Hal ini dilakukan agar suasana tetap aman dan ramah, terutama bagi para pemeran yang masih berstatus anak-anak.

5. Punya jadwal tidur siang untuk para pemerannya

instagram.com/nawillaofficial

Berbeda dengan proses syuting film dengan aktor atau aktris dewasa yang kerap berlangsung hingga larut malam, produksi Na Willa sangat menghormati hak-hak anak, Bela.

Tim produksi menetapkan jadwal tidur siang wajib bagi Luisa Adreena, pemeran Na Willa, dan para aktor anak lainnya. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga mood dan energi mereka agar tetap stabil.

6. Tampilkan keragaman budaya dalam lingkup keluarga

Dalam filmnya, diceritakan bahwa Willa dibesarkan dalam keluarga dengan latar budaya yang berbeda. Ibunya berasal dari Nusa Tenggara Timur, sementara ayahnya keturunan Tionghoa. Film ini menampilkan bagaimana perbedaan tersebut menyatu secara alami dalam pola asuh dan percakapan sehari-hari di rumah.

Pesan toleransi di dalamnya disampaikan tanpa kesan menggurui karena keberagaman digambarkan sebagai hal yang wajar dalam kehidupan sehari-hari. Na Willa bukan sekadar tontonan, tetapi juga menjadi pengingat hangat tentang pentingnya menghargai perbedaan sejak dari rumah.

7. Debut penyutradaraan film live action Ryan Adriandhy

instagram.com/nawillaofficial

Ryan Adriandhy dikenal dengan beberapa karya animasinya. Salah satunya yang paling populer adalah Jumbo. Menariknya, Na Willa ini menjadi proyek pertama kali Ryan menyutradarai film dengan pemeran manusia langsung.

Meskipun menjadi debut di luar genre animasi, ia tetap mampu mempertahankan esensi dari buku aslinya. Gaya penyutradaraannya menghadirkan perspektif segar dalam menggambarkan dunia imajinasi seorang anak kecil ke dalam bentuk film yang hidup.

Itu dia sejumlah fakta menarik film Na Willa yang sudah curi perhatian sejak 18 Maret 2026. Yuk, segera ajak keluargamu untuk tonton filmnya!

FAQ seputar fakta menarik film Na Willa

Apa itu film Na Willa?

Film keluarga Indonesia yang mengangkat sudut pandang anak kecil dengan cerita hangat, imajinatif, dan penuh makna tentang kehidupan sehari-hari.

Apa pesan utama film Na Willa?

Pesan utamanya tentang pentingnya keluarga, saling memahami antara orang tua dan anak, serta belajar menerima perubahan dalam hidup.

Kapan film Na Willa tayang?

Film ini tayang di bioskop Indonesia menjelang Lebaran, tepatnya 18 Maret 2026.

Editorial Team