Angpau (Dok. unsplash.com/Bach Nguyen)
Sejarah angpau sendiri sudah ada sejak Dinasti Song pada abad ke-12. Pada masa itu, pemberian uang atau Li Shi dalam bahasa Kanton menjadi kebiasaan umum. Orang tua memberikan uang kepada anak-anak mereka, sementara majikan memberikannya kepada pekerja sebagai tanda penghargaan.
Awalnya, uang tersebut dibungkus menggunakan kain atau sutra. Menjelang akhir abad ke-19, kemasan uang mulai menggunakan amplop merah yang kemudian dikenal dengan sebutan hongbao. Sejak saat itulah, angpau menjadi simbol yang tak terpisahkan dari perayaan Imlek hingga sekarang.
Jadi, Angpao Na Lai itu artinya permintaan angpau yang diucapkan dengan penuh canda dan kehangatan saat Imlek. Biasanya, ucapan ini disandingkan dengan “Gong Xi Fa Cai” sebagai doa untuk keberuntungan dan kemakmuran. Meski terdengar santai, tradisi ini tetap mengandung nilai budaya yang kuat tentang berbagi dan kebersamaan.
Kini, setiap kali kamu mendengar ucapan Angpao Na Lai, kamu sudah tahu bahwa di baliknya tersimpan makna panjang tentang tradisi, harapan, dan kebahagiaan di Tahun Baru Imlek.