Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
ilustrasi skincare
freepik.com/freepik

Intinya sih...

  • Thiamidol: Bahan aktif yang membantu memudarkan pigmentasi dan mengatasi flek hitam serta bekas jerawat.

  • PDRN: Fragmen DNA salmon yang bekerja dari dalam untuk memperbaiki kondisi kulit dan mempercepat regenerasi sel kulit.

  • Exosomes: Partikel mikroskopis yang berfungsi sebagai alat komunikasi antar sel kulit, membantu proses perbaikan dan regenerasi kulit secara bertahap dan berkelanjutan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasuki tahun 2026, industri skincare global menunjukkan pergeseran signifikan menuju inovasi berbasis sains yang lebih presisi, personal, dan berorientasi jangka panjang. Kini, perhatian tak lagi hanya tertuju pada bahan-bahan populer, melainkan beralih ke kandungan generasi baru yang bekerja lebih presisi, cerdas, dan berorientasi pada perbaikan fungsi kulit secara menyeluruh.

Lantas, apa kandungan skincare yang diprediksi populer di 2026 ini? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan Popbela berikut ini. Inovatif, efektif, dan berbasis sains, inilah kandungan skincare yang siap mencuri perhatian di tahun 2026.

1. Thiamidol

pexels.com/Yan Krukau

Pertama, kandungan skincare yang diprediksi populer di tahun 2026 yaitu thiamidol. Bahan aktif berpaten dengan bukti klinis yang bekerja langsung menekan produksi melanin, sehingga membantu memudarkan pigmentasi. Lebih gentle di kulit tanpa mengurangi efektivitas dibandingkan hydroquinone tradisional.

Selain itu, thiamidol juga dikenal sebagai dark spot fighter, yakni bahan yang difokuskan untuk mengatasi flek hitam, bekas jerawat, hiperpigmentasi, melasma, hingga warna kulit tidak merata.

Untuk penggunaannya, cukup oleskan thiamidol pada bagian kulit yang memiliki noda hitam setiap pagi dan malam. Jangan lupa selalu pakai sunscreen di siang hari supaya hasilnya makin maksimal. Dengan pemakaian rutin, noda hitam biasanya mulai terlihat memudar dalam dua minggu, dan hasil yang lebih nyata bisa dirasakan setelah sekitar tiga bulan.

2. PDRN

freepik.com/freepik

Berikutnya, ada PDRN atau Polydeoxyribonucleotide. PDRN merupakan fragmen DNA yang diekstrak dari DNA salmon. Dalam dunia dermatologi dan estetika, PDRN dikenal sebagai bahan regeneratif yang bekerja dari dalam untuk membantu memperbaiki kondisi kulit.

Lantas, kenapa PDRN disebut sebagai DNA Healer? Ini karena PDRN mampu mempercepat regenerasi sel kulit, mengaktifkan proses penyembuhan alami kulit, serta membantu memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Jadi, alih-alih hanya memberi efek sementara di permukaan kulit, PDRN bekerja sampai ke tingkat sel.

PDRN biasanya bisa ditemukan dalam serum skincare, skin booster injeksi di klinik estetika, ampoule, hingga produk recovery atau calming.

3. Exosomes

freepik.com/freepik

Last but not least, ada exosomes. Exosome adalah partikel mikroskopis yang secara alami dilepaskan oleh sel dan berfungsi sebagai mediator komunikasi antar sel. Partikel ini membawa berbagai komponen bioaktif, seperti protein, lipid, serta materi genetik (RNA), yang berperan penting dalam mengatur aktivitas dan respons sel target.

Dalam konteks kulit, exosome berperan sebagai alat komunikasi antar sel kulit, terutama sel yang bertugas memperbaiki dan meremajakan jaringan. Lantas, kenapa exosome banyak dibicarakan di dunia skincare dan estetika?

Exosome dianggap teknologi modern karena tidak hanya merawat bagian luar kulit. Teknologi ini bekerja langsung pada sumber masalah penuaan dan kerusakan kulit, serta membantu proses perbaikan dan regenerasi kulit secara bertahap dan berkelanjutan. Oleh karena itu, exosome kerap digunakan dalam perawatan anti-aging hingga skin rejuvenation.

Itu dia kandungan skincare yang diprediksi populer di tahun 2026. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bela!

Editorial Team