Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
SIN09004.jpg
Dok. Wardah

Intinya sih...

  • Ramadan sebagai momentum kembali pada ketenangan, bukan sebagai jeda, melainkan sumber kekuatan untuk melangkah dengan lebih sadar dan penuh makna.

  • Acara dibuka dengan pesan inspiratif dan reflektif serta dialog lintas perspektif dalam sesi 'Heart to Heart' yang membahas bagaimana ketenangan dapat menjadi dasar keberanian perempuan.

  • Wardah Global Quran Movement, gerakan kebaikan lintas negara, Wardah juga menghadirkan Doa Tenang, ruang refleksi personal bagi perempuan, dan program inklusif Isyarat Cahaya untuk komunitas Tuli Muslim.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menyambut bulan suci Ramadan, Wardah kembali menghadirkan ruang refleksi yang mengajak perempuan untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan. Melalui Ramadan Gathering bertajuk “Tenang, Kuatkan Langkahmu”, Wardah mengajak perempuan memaknai ketenangan bukan sebagai jeda, melainkan sebagai sumber kekuatan untuk melangkah dengan lebih sadar dan penuh makna.

Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 13 Februari 2026 di Ballroom Hotel Fairmont Jakarta ini menjadi momentum bagi ratusan relasi, partner, serta figur inspiratif untuk bersama-sama merefleksikan perjalanan spiritual menjelang Ramadan. Mengusung pendekatan yang hangat dan relevan dengan kehidupan perempuan masa kini, Wardah menghadirkan dialog lintas perspektif, ruang refleksi, hingga berbagai inisiatif yang berdampak secara sosial dan spiritual.

1. Ramadan sebagai momentum kembali pada ketenangan

Dok. Wardah

Di tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh distraksi, Ramadan hadir sebagai waktu untuk menata ulang hati dan arah hidup. Melalui tema besar tahun ini, Wardah menekankan bahwa ketenangan adalah fondasi aktif yang membantu perempuan melangkah dengan lebih jernih dan berani.

“Setiap Ramadan, Wardah secara terus menghadirkan ruang dan inisiatif yang relevan dengan kebutuhan perempuan saat ini. Bagi kami, ketenangan bukan berhenti atau pasif, melainkan fondasi aktif yang meneguhkan hati, menjernihkan arah, dan menguatkan setiap langkah perempuan," kata Global Wardah Halal Beauty Group Head, Novia Sukmawaty.

2. Dibuka dengan pesan inspiratif dan reflektif

Dok. Wardah

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Amalia Sarah Santi selaku EVP & Global Chief Business Officer ParagonCorp yang memperkenalkan tema besar Ramadan tahun ini. Suasana reflektif semakin terasa saat Retno Marsudi membacakan “Letter to Women”, menghadirkan pesan yang menyentuh tentang kekuatan dan perjalanan perempuan.

3. Dialog lintas perspektif dalam sesi 'Heart to Heart'

Dok. Wardah

Sesi signature podcast Ramadan bertajuk Heart to Heart dipandu oleh Dewi Sandra dan menghadirkan Dr. Sohaira Siddiqui bersama Xaviera Putri. Melalui dialog ini, dibahas bagaimana ketenangan dapat menjadi dasar keberanian perempuan dalam mengambil keputusan dan menjalani peran hidup.

Dr. Sohaira Siddiqui menegaskan, “Calm allows us to listen more deeply, to ourselves, to our faith, and to one another. From that calm, women can act with greater clarity, compassion, and purpose. (Ketenangan memungkinkan kita untuk mendengarkan lebih dalam, kepada diri sendiri, kepada keyakinan kita, dan kepada satu sama lain. Dari ketenangan itu, perempuan bisa bertindak dengan kejernihan, empati, dan tujuan yang lebih jelas).

4. Wardah Global Quran Movement, gerakan kebaikan lintas negara

Dok. Wardah

Salah satu fokus utama Ramadan tahun ini adalah Wardah Global Quran Movement, sebuah inisiatif yang menghadirkan Al-Qur’an sebagai sumber ketenangan dan aksi nyata bagi perempuan di berbagai belahan dunia. Program ini dijalankan melalui Women Quran Class, Quran Donation, dan Food Sharing yang berlangsung di berbagai kota global.

Di Indonesia, Wardah berkolaborasi dengan NGAJILAH untuk menghadirkan kelas tahsin dan tadabbur Surah Maryam bagi puluhan ribu peserta. Secara digital, kolaborasi dengan Muslim Pro juga memungkinkan peserta program Khatam Al-Qur’an berkontribusi dalam donasi mushaf bagi masyarakat yang membutuhkan.

5. Doa Tenang, ruang refleksi personal bagi perempuan

Dok. Wardah

Wardah juga menghadirkan Doa Tenang, kolaborasi bersama Silmy Risman dalam bentuk Mini Prayer & Inspiration Book. Buku ini dirancang praktis dan mudah dibawa, berisi doa serta kutipan reflektif yang membantu perempuan menjaga keseimbangan batin di tengah aktivitas sehari-hari.

Inisiatif ini menjadi pengingat bahwa ketenangan bisa ditemukan dari hal sederhana, sekaligus menjadi emotional touchpoint yang mempererat hubungan perempuan dengan perjalanan spiritualnya selama Ramadan.

6. Program inklusif Isyarat Cahaya untuk komunitas Tuli Muslim

Dok. Wardah

Sebagai bagian dari komitmen inklusivitas, Wardah bekerja sama dengan The Little Hijabi menghadirkan program Quran Isyarat Cahaya. Program ini dirancang untuk membuka akses pembelajaran Islam berbasis bahasa isyarat yang visual, ramah, dan mudah dipahami oleh komunitas Tuli Muslim.

Melalui KULKIS (Kuliah Ringkas Isyarat Islam) dan KOKIS (Kosa-Isyarat Islam), materi keislaman disusun secara sistematis agar dapat dipahami secara lebih setara dan menyentuh.

7. Ditutup dengan pesan spiritual yang menguatkan

Dok. Wardah

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan kajian bersama Muhammad Nuzul Dzikri yang mengangkat tema “Tenang, Kuatkan Langkahmu”. Pesan yang disampaikan menjadi penutup reflektif, mengajak perempuan menjadikan Ramadan sebagai momentum penguatan diri, peneguhan nilai, dan langkah kebaikan yang berkelanjutan.

Melalui Ramadan Gathering ini, Wardah kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan inisiatif yang tidak hanya relevan secara emosional, tetapi juga memberikan dampak nyata. Lebih dari sekadar kampanye, rangkaian program ini menjadi ruang bagi perempuan untuk menemukan kembali ketenangan sebagai sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Editorial Team