Ilustrasi parfum (unsplash.com/Jessica Weiller)
Setiap orang punya cara sendiri saat memakai parfum, tapi tidak semua tahu bahwa titik semprot sangat menentukan hasil akhirnya. Titik semprot parfum yang tepat bisa membuat aroma lebih tahan lama dan menyebar dengan cara yang lebih natural. Inilah sepuluh titik semprot parfum yang bisa kamu andalkan untuk wangi seharian.
1. Pergelangan tangan
Pergelangan tangan menjadi titik semprot parfum favorit karena dekat dengan pembuluh nadi. Panas tubuh di area ini membantu aroma parfum berkembang secara perlahan. Cukup semprot satu atau dua kali, lalu biarkan kering tanpa digosok.
2. Belakang telinga
Belakang telinga termasuk titik nadi yang membuat wangi parfum terasa lebih personal. Aroma biasanya tercium lembut saat orang berada dekat denganmu. Gunakan sedikit saja agar wanginya tidak terlalu kuat.
3. Leher bagian samping
Leher sisi kanan dan kiri adalah area hangat yang membantu parfum menyebar alami. Saat kamu bergerak atau menoleh, aroma akan ikut terbawa. Satu semprotan di masing-masing sisi sudah cukup untuk hasil yang seimbang.
4. Area dada atau jantung
Area dada membuat wangi parfum terasa lebih menyatu dengan tubuh. Panas alami di bagian ini membantu aroma keluar perlahan sepanjang hari. Cara ini cocok untuk kamu yang menyukai wangi yang halus dan tidak menyengat.
5. Bagian dalam siku
Bagian dalam siku sering terlupakan, padahal termasuk titik semprot parfum yang efektif. Area ini hangat dan tidak sering bergesekan dengan aktivitas tangan. Wanginya bisa bertahan lebih lama tanpa cepat memudar.
6. Belakang lutut
Belakang lutut memiliki titik nadi yang membantu aroma parfum naik perlahan. Titik ini cocok untuk kamu yang sering memakai rok atau gaun. Wanginya akan mengikuti gerakan tubuh dengan cara yang lembut.
7. Pergelangan kaki atau tumit
Pergelangan kaki dan tumit bisa membantu aroma menyebar dari bawah ke atas. Area ini sering terlewat, padahal cukup efektif untuk efek wangi yang bertahap. Cocok digunakan saat kamu banyak bergerak.
8. Punggung bawah atau pinggang
Punggung bawah atau pinggang termasuk area yang jarang tersentuh langsung. Wangi parfum cenderung lebih awet karena tertutup pakaian. Titik ini pas untuk aktivitas panjang yang membutuhkan aroma tahan lama.
9. Rambut dan kulit kepala
Rambut mampu menyimpan aroma parfum lebih lama dibandingkan kulit. Namun, menyemprot langsung bisa membuat rambut kering karena kandungan alkohol dalam parfum. Solusinya, semprotkan parfum ke sisir lalu ratakan perlahan.
10. Pakaian sebagai lapisan terakhir
Menyemprot parfum ke pakaian bisa jadi pilihan terakhir jika ingin wangi ekstra. Namun, beberapa kain rentan bernoda atau rusak. Semprot dari jarak aman agar aromanya menyebar merata tanpa meninggalkan bekas.