Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Untitled design (9).jpg
nykaa.com

Intinya sih...

  • BOHE Bali: Wewangian bebas dan eksotis yang merepresentasikan jiwa Bali.

  • Forso: Brand parfum kontemporer dengan aroma serius dan eksperimental, cocok bagi seniman modern.

  • LAYR: Parfum sebagai media bercerita, menyasar individu yang mencari pengalaman dan narasi emosional.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Industri wewangian Indonesia tengah berada di titik paling menarik.. Jika beberapa tahun lalu parfum lokal identik dengan aroma aman dan populer, kini arahnya bergeser jauh berani, lebih eksplorasi artistik, narasi personal, dan identitas penciuman yang matang. Parfum tidak lagi sekadar “wangi”, tetapi medium ekspresi diri.

Tahun ini, gelombang baru tersebut diwakili oleh lima brand lokal; Masing-masing hadir dengan karakter kuat dan pendekatan yang nggak biasa, menjawab kebutuhan pencinta parfum yang mencari sesuatu yang lebih dari sekadar tren. Inilah kurasi parfum lokal yang menandai era baru industri wewangian Indonesia!

1. BOHE Bali

popbela.com/Bohe Bali

BOHE BALI lahir dari spirit kebebasan dan eksotisme Pulau Dewata. Nama “Bohe” diambil dari istilah Bohemian, merepresentasikan gaya hidup artistik yang dekat dengan alam dan tidak terikat aturan konvensional.

Aroma-aroma BOHE menangkap sisi spiritual dan natural Bali, mulai dari ketenangan pura, kesegaran hutan tropis, hingga nuansa tanah dan rempah yang membumi. Semua itu dikemas dalam komposisi modern yang tetap relevan untuk pemakaian sehari-hari.

BOHE BALI tidak sekadar menjual aroma tropis, tetapi menghadirkan jiwa Bali dalam bentuk wewangian: bebas, hangat, dan penuh karakter.

2. Forso

popbela.com/Forso

Sebagai creative fragrance house, brand ini dikenal berani menantang batas kenyamanan pasar lokal—baik dari segi aroma maupun visual.

Estetika FORSO yang tajam dan modern membuatnya mudah dikenali di media sosial. Namun di balik tampilannya, terdapat kurasi aroma yang serius dan eksperimental. FORSO tidak ragu memainkan komposisi yang tidak lazim, menciptakan parfum yang memancing rasa penasaran dan diskusi.

Brand ini cocok bagi kamu yang melihat parfum sebagai bentuk seni kontemporer, sesuatu yang tidak selalu harus “aman”, tetapi jujur, berani, dan ekspresif.

3. LAYR

popbela.com/Layr

LAYR memandang parfum sebagai media bercerita. Setiap variannya dirancang bukan sekadar untuk dicium, tetapi untuk dialami. Brand ini membangun identitasnya sebagai Fragrance Storyteller, dengan aroma yang berkembang secara dinamis dari top hingga base notes, seolah membawa penggunanya dalam perjalanan emosional.

LAYR menyasar individu yang fragrance literate: kamu yang sudah lelah dengan aroma pasaran dan mencari signature scent yang personal dan berbeda. Transisi antar notes menjadi elemen penting, karena di situlah narasi dibangun, membangkitkan memori, perasaan, atau suasana tertentu.

Hal ini menjadikan LAYR lebih dari sekadar parfum. Ia adalah pengalaman, refleksi, dan terkadang bahkan dialog antara aroma dan pemakainya.

3. AAMO

popbela.com/Aamo

AAMO hadir dengan pendekatan yang lebih tenang namun presisi. Mengusung estetika Modern Minimalism dan Artisanal Craftsmanship, brand ini berfokus pada aroma yang bersih, kontemporer, dan fungsional. Tidak banyak ornamen, tidak berisik, namun justru di situlah kekuatannya.

Yang membuat AAMO menonjol adalah kemampuannya menciptakan aroma yang terasa ringan dan airy, tetapi tetap memiliki performa teknis yang solid. Ketahanan dan jejak wanginya tidak mengorbankan kenyamanan, menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan sehari-hari.

AAMO juga dikenal gemar mengeksplorasi perpaduan elemen alam dengan sentuhan molekul modern, menciptakan aroma yang terasa familiar sekaligus baru. Ini adalah parfum bagi mereka yang menghargai kesederhanaan yang dipikirkan dengan matang.

5. Cliffhouse Bay

popbela.com/Cliffhouse Bay

Cliffhouse Bay memposisikan diri sebagai Lifestyle & Creative Fragrance yang terinspirasi dari keindahan destinasi pesisir dunia. Bayangkan kemewahan tenang Amalfi Coast, pesona Positano, hingga kehangatan tropis Bali, semuanya diramu dalam aroma yang terasa bersih, mineral, dan elegan.

Ciri khas Cliffhouse Bay terletak pada kemampuannya menghadirkan sensasi high-end resort yang tidak berlebihan. Aromanya matang, berkelas, dan terasa timeless, menjadikannya mudah dikenakan dalam berbagai suasana. Salah satu koleksi unggulannya, LA SÉLECTION TRAVAIL (Travel Size), menjadi favorit karena menjawab gaya hidup yang dinamis: praktis, portabel, namun tetap berkarakter.

Cliffhouse Bay membuktikan bahwa parfum bisa menjadi bagian dari gaya hidup, bukan hanya pelengkap, tetapi representasi suasana dan aspirasi.

Kelima brand ini membuktikan bahwa parfum lokal Indonesia tidak lagi sekadar mengikuti tren. Mereka mampu menciptakan bahasa penciumannya sendiri, melalui orisinalitas aroma, kualitas bahan baku, serta konsistensi identitas brand.

Editorial Team