Eser Eden bukan tipe parfum yang berubah ekstrem. Namun, tiap fasenya tetap punya karakter yang terasa jelas dan konsisten.
1. Kesan awal saat pertama disemprot
Di awal pemakaian, Eser Eden terasa segar dan cerah. Green apple memberi nuansa buah hijau yang juicy tapi manisnya tetap pas, sementara kumquat peel menambahkan kesan citrus yang ringan dan kering.
Kesan ini membuat Eser Eden refreshing. Wanginya mass pleasing dan aman bahkan saat dipakai di ruangan tertutup.
2. Perkembangan aroma di tengah pemakaian
Setelah beberapa menit, aroma floral mulai mengambil peran. Lily of the valley memberi kesan bersih dan airy, gardenia menambah kelembutan, sementara freesia membuat aroma terasa segar dan ringan.
Di fase ini, Eser Eden terasa feminin tapi tidak girly. Aromanya tenang, soft, dan cenderung powdery.
3. Aroma saat dry down
Saat masuk dry down, amber dan cedarwood muncul sangat halus. Tidak ada kesan woody yang tajam, melainkan hangat tipis yang menenangkan.
Musk di bagian akhir membuat aroma terasa lebih menyatu dengan kulit. Wanginya seperti skin scent yang bersih dan nyaman.
4. Kesan aroma di hidung orang lain
Di hidung orang lain, Eser Eden biasanya tercium lembut dan neat. Aromanya tidak mencuri perhatian dan tidak mendominasi ruangan.
Banyak orang akan menganggap wanginya enak dan bersih. Ini tipe aroma yang aman digunakan untuk daily.
5. Vibes dan kesan keseluruhan
Vibes Eser Eden bisa digambarkan sebagai tenang, bersih, dan effortless. Aromanya terasa modern dan tidak ribet.
Parfum ini memberi kesan perempuan yang rapi, kalem, dan effortlessly confident.