Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tanda Pola Tidur Mulai Tidak Teratur, Jangan Anggap Sepele
freepik.com/drobotdean
  • Pergeseran jam tidur dan bangun yang sering, serta durasi tidur yang berubah-ubah, dapat menandakan tubuh kehilangan jadwal istirahat konsisten.
  • Tidur jauh lebih lama saat akhir pekan dibanding hari kerja dikenal sebagai social jetlag; jika rutin dan selisihnya besar, pola tidur makin tidak teratur.
  • Sulit mengantuk pada waktu tidur, bangun tidak segar, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi pada siang hari dapat muncul bersama jadwal tidur yang berubah-ubah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah merasa jam tidur belakangan ini semakin sulit ditebak? Malam ini bisa terlelap lebih awal, tetapi keesokan harinya justru baru mengantuk tengah malam.

Waktu bangun pun ikut berubah, terutama ketika memasuki akhir pekan.

Sesekali mengalami perubahan jadwal tidur memang masih wajar. Namun, jika pola tersebut terus berulang, tubuh bisa kehilangan jadwal istirahat yang konsisten.

Perubahan waktu tidur dan bangun, durasi tidur yang tidak menentu, hingga rasa kantuk di siang hari dapat menjadi tanda pola tidur mulai tidak teratur.

Meski sering dianggap sepele, pola tidur yang tidak konsisten dapat memengaruhi rasa segar saat bangun dan kondisi tubuh sepanjang hari.

Lantas, apa saja tanda yang perlu mulai diperhatikan?

1. Jam tidur dan bangun sering bergeser

unsplash.com/Nubelson Fernande

Waktu tidur dan bangun yang terus berubah dari satu hari ke hari berikutnya bisa menjadi tanda pola tidur mulai tidak teratur.

Misalnya, biasanya tidur pukul 10 malam, tetapi beberapa hari kemudian baru tidur lewat tengah malam.

Perubahan sesekali masih tergolong wajar. Namun, jika pergeseran waktu tidur dan bangun terjadi cukup sering, tubuh bisa kesulitan mempertahankan jadwal tidur yang konsisten.

2. Lama tidur tidak konsisten

pexels.com/cottonbro studio

Selain waktunya, durasi tidur juga perlu diperhatikan.

Jika suatu malam hanya tidur lima jam, kemudian tidur jauh lebih lama pada malam berikutnya untuk menggantinya, pola tersebut menunjukkan durasi tidur yang cukup berubah-ubah.

Kondisi ini dapat membuat tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang konsisten dan pada beberapa orang bisa diikuti rasa kantuk yang lebih kuat pada siang atau pagi hari.

3. Sering tidur lebih lama saat akhir pekan

pexels.com/Polina

Kebiasaan tidur lebih lama pada akhir pekan setelah beberapa hari bangun pagi untuk beraktivitas bisa menjadi tanda adanya perbedaan jadwal tidur yang cukup besar.

Perbedaan antara waktu tidur dan bangun pada hari kerja dengan hari libur dikenal sebagai social jetlag.

Jika jaraknya terlalu jauh dan terjadi secara rutin, pola tidur sehari-hari menjadi semakin tidak konsisten.

4. Sulit merasa mengantuk pada jam tidur

pexels.com/Kampus Production

Pergeseran waktu tidur yang terus terjadi juga bisa membuat tubuh tidak mudah mengantuk ketika memasuki jam tidur yang seharusnya.

Alhasil, meski sudah berbaring dan mencoba tidur, mata masih terasa sulit terpejam.

Jika hal ini sering terjadi, terutama karena waktu tidur yang kerap berubah, jadwal tidur mungkin sudah mulai tidak teratur.

5. Lebih mudah mengantuk dan sulit berkonsentrasi pada siang hari

pexels.com/Photo By: Kaboompics.com

Pola tidur yang tidak konsisten juga dapat terasa saat menjalani aktivitas sehari-hari.

Tubuh mungkin terasa lebih mengantuk, kurang segar setelah bangun, atau konsentrasi lebih mudah terganggu.

Jika kondisi tersebut muncul berulang kali bersamaan dengan jadwal tidur yang berubah-ubah, ada baiknya mulai memperhatikan kembali rutinitas tidur dan waktu istirahat setiap hari.

Nah, itu dia tanda pola tidur mulai tidak teratur yang perlu kamu ketahui.

Jika beberapa tanda tersebut mulai sering muncul, coba perhatikan kembali jadwal tidur dan bangun agar tubuh tetap mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan konsisten.

Curated For You

Editorial Team

Related Article