Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, veneer memerlukan sedikit pengikisan permukaan depan gigi agar bisa menempel sempurna. Veneer gigi merupakan life time commitment karena ketika pasien melakukan tindakan veneer dengan pengikisan gigi, maka veneer tidak boleh dilepas, sebab melepas veneer akan memperlihatkan struktur gigi yang telah berubah.
Hal ini berbeda dengan bleaching. Pasalnya, bleaching gigi bersifat non-invasif sehingga tidak akan mengubah atau mengikis struktur gigi asli. Maka dari itu, banyak yang lebih memilih bleaching gigi daripada veneer.
Itu dia enam perbedaan veneer dan bleaching gigi yang perlu kamu ketahui. Baik veneer maupun bleaching gigi punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!
Apa perbedaan veneer dan bleaching gigi? | Veneer adalah lapisan tipis (porselen atau komposit) yang ditempel di permukaan gigi untuk mengubah warna, bentuk, atau ukuran. Bleaching adalah proses pemutihan gigi menggunakan bahan kimia untuk mencerahkan warna alami gigi. |
Mana yang lebih tahan lama, veneer atau bleaching? | Veneer lebih tahan lama (bisa 5-15 tahun tergantung perawatan), sedangkan hasil bleaching biasanya bertahan beberapa bulan hingga 2-3 tahun. |
Apakah keduanya sama-sama bisa memperbaiki bentuk gigi? | Tidak. Veneer bisa memperbaiki bentuk, ukuran, dan susunan gigi. Bleaching hanya mengubah warna gigi. |
Referensi:
"Teeth Whitening vs Veneers: Which One Is Best?". Dental Health Society. Diakses pada Maret 2026.
"Teeth Whitening vs Veneers: Which One Is Best?". Prime Dental Group. Diakses pada Maret 2026.
"5 Key Differences Between Dental Veneers and Teeth Whitening". Versailles Dental Clinic. Diakses pada Maret 2026.
"Teeth Whitening vs Veneers: Which Is Right For You?". Virginia Dental Group. Diakses pada Maret 2026.