Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Nggak Perlu Mahal, Ini Bahan Dapur untuk Memulai Wellness Routine!
IDN
  • Nova Dewi dari Suwe Ora Jamu mengajak pengunjung BeautyFest Asia Surabaya 2026 memulai wellness routine dengan rempah dapur seperti jahe, serai, pandan, cengkeh, kapulaga, dan kayu manis.

  • Kualitas serta penyimpanan bahan perlu dijaga: rempah kering disimpan di tempat kering, sementara bahan segar dipilih yang tidak busuk, berkulit baik, lalu dicuci bersih.

  • Jahe, serai, dan pandan dapat diseduh atau direbus menjadi minuman herbal dengan takaran serta waktu pengolahan yang sesuai, sebagai pelengkap pola hidup sehat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menjalani gaya hidup sehat sering kali dianggap membutuhkan biaya besar, padahal kebiasaan wellness bisa dimulai dari bahan-bahan sederhana yang tersedia di dapur. Rempah seperti jahe, serai, pandan, cengkeh, hingga kayu manis bisa dimanfaatkan menjadi minuman herbal untuk melengkapi rutinitas sehari-hari.

Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam talk show Traditional Ingredients, Modern Wellness bersama Suwe Ora Jamu di hari kedua BeautyFest Asia Surabaya 2026, Sabtu (31/10/2026). Lantas, bagaimana cara memanfaatkan bahan dapur untuk memulai wellness routine tanpa harus mengeluarkan banyak biaya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini, Bela!

Mulai wellness routine dari bahan yang tersedia di dapur

IDN

Memulai kebiasaan hidup sehat nggak selalu harus dengan membeli produk wellness yang mahal. Menurut Nova Dewi, Founder Suwe Ora Jamu, berbagai bahan yang biasa digunakan untuk memasak sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk memulai rutinitas wellness di rumah.

Dalam sesi Traditional Ingredients, Modern Wellness, Nova mengajak pengunjung untuk lebih mengenali bahan-bahan yang sudah tersedia di dapur, mulai dari jahe, serai, pandan, cengkeh, kapulaga, hingga kayu manis.

Ia pun menekankan bahwa kebiasaan sehat bisa dimulai dari hal sederhana.

“Kehidupan sehat itu mahal, gimana caranya kita mulai wellness rutin cukup dari bahan-bahan yang ada di dapur kita sendiri,” ujar Nova Dewi.

Dengan memanfaatkan bahan yang sudah tersedia, kamu bisa mulai mengeksplorasi berbagai racikan minuman herbal tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bahan khusus.

Pastikan kualitas dan cara penyimpanan rempah tetap terjaga

IDN

Sebelum mengolah bahan dapur menjadi minuman herbal, ada hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu kualitas bahan dan cara penyimpanannya. Nova menjelaskan bahwa bahan yang digunakan harus dalam kondisi baik agar hasil olahannya juga berkualitas.

“Sebelum bikin jamu yang enak, bahannya pun itu juga harus yang kualitasnya bagus,” jelas Nova.

Untuk rempah kering seperti cengkeh, kapulaga, dan kayu manis, pastikan bahan disimpan di tempat yang kering dan tidak lembap. Sebab, kondisi penyimpanan yang lembap dapat memicu pertumbuhan jamur sehingga kualitas rempah menurun.

Sementara itu, bahan segar seperti jahe, serai, dan pandan juga perlu diperhatikan kondisinya. Pilih bahan yang masih segar, tidak busuk, dan memiliki kulit yang baik. Jangan lupa mencucinya hingga bersih sebelum digunakan untuk membuat minuman herbal.

Jahe, serai, dan pandan bisa diolah menjadi minuman herbal

IDN

Salah satu cara sederhana memanfaatkan bahan dapur untuk memulai wellness routine adalah mengolahnya menjadi minuman herbal. Jahe, serai, dan pandan bisa dikombinasikan untuk menghasilkan minuman hangat dengan aroma yang khas.

Nova menjelaskan bahwa bahan-bahan tersebut bisa dicuci hingga bersih, kemudian diseduh menggunakan air panas di dalam teko. Alternatif lainnya, bahan bisa direbus untuk mengeluarkan aroma dan cita rasanya.

“Kalau misalnya punya waktu dan energinya, ingredients-nya bisa dicuci yang bersih, terutama dipastikan ingredients-nya dengan kulit yang baik. Lalu bisa diseduh di teko. Atau bisa direbus,” ungkap Nova.

Meski begitu, proses pengolahan tetap perlu diperhatikan. Waktu penyeduhan maupun perebusan sebaiknya disesuaikan dengan jenis bahan dan resep yang digunakan. Hindari merebus terlalu lama tanpa memperhatikan karakteristik masing-masing rempah.

Minuman herbal ini bisa menjadi pelengkap rutinitas harian, tetapi tetap perlu diimbangi dengan pola makan bergizi, aktivitas fisik, tidur cukup, dan kebiasaan hidup sehat lainnya.

Perhatikan takaran agar racikan jamu lebih konsisten

IDN

Selain kualitas bahan, takaran juga menjadi hal yang nggak kalah penting saat mengolah rempah menjadi minuman herbal. Sebagian orang mungkin terbiasa menggunakan ukuran berdasarkan perkiraan, seperti seruas jari jahe atau segenggam bahan lainnya.

Namun, Nova mengingatkan bahwa proses meracik bahan dapur perlu memperhatikan formulasi agar hasilnya lebih konsisten. Menurutnya, takaran bahan sebaiknya nggak hanya mengandalkan perkiraan, tetapi perlu disesuaikan kembali dengan komposisi dan karakteristik setiap bahan yang digunakan.

Hal ini penting karena setiap rempah memiliki aroma, rasa, dan karakteristik yang berbeda. Dengan memahami takaran serta cara pengolahannya, kamu bisa menghasilkan racikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan selera.

Nova kembali menekankan pentingnya memperhatikan kualitas bahan sebagai dasar dalam mengolah jamu.

“Itu yang penting untuk kita mengolah bahan-bahan dapur kita, back to quality-nya tadi,” tutup Nova.

Melalui talk show Traditional Ingredients, Modern Wellness bersama Suwe Ora Jamu, pengunjung diajak memahami bahwa memulai wellness routine nggak harus selalu mahal. Dengan mengenali bahan-bahan dapur, menjaga kualitasnya, dan mengolahnya secara tepat, kamu bisa mulai membangun kebiasaan sehat dari rumah.

Masih ada banyak keseruan lainnya yang bisa kamu temukan di BeautyFest Asia Surabaya 2026. Jangan lewatkan rangkaian acara hari ketiga pada 1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan Plaza 3, Surabaya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article