pexels.com/Andrea Piacquadio
Meskipun tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya, ada beberapa langkah yang dapat membantu menurunkan risiko dry socket. Salah satu cara tersebut adalah menjaga agar gumpalan darah tetap berada di tempatnya selama masa awal penyembuhan.
Hindari merokok, menggunakan sedotan, atau melakukan aktivitas yang menciptakan tekanan kuat di dalam mulut. Selain itu, pilih makanan bertekstur lembut selama beberapa hari pertama agar area bekas pencabutan tidak mengalami gangguan.
Tidak hanya itu, kebersihan mulut juga tetap perlu dijaga seperti dengan menggosok gigi dan berkumur setelah makan. Namun, hindari berkumur terlalu kuat karena dapat mengganggu proses pembentukan jaringan baru. Mengikuti instruksi dokter gigi setelah pencabutan juga jadi langkah penting untuk memastikan luka dapat sembuh dengan baik.
Mengingat dry socket adalah kondisi yang menyakitkan dan menghambat pemulihan, kamu harus selalu waspada terhadap setiap gejala. Jangan ragu untuk menghubungi dokter gigi jika rasa nyeri setelah prosedur cabut gigi tidak kunjung membaik.
Referensi
Mamoun J. "Dry Socket Etiology, Diagnosis, and Clinical Treatment Techniques". Journal of the Korean Association of Oral and Maxillofacial Surgeons. 2018;44(2):52–58. doi:10.5125/jkaoms.2018.44.2.52. Diakses 29 Juli 2026.
Cleveland Clinic. "Dry Socket". Terakhir ditinjau 5 Mei 2025. Diakses 29 Juli 2026.
Akram A. "Literature Review of Dry Socket: Etiology, Pathogenesis, Prevention, and Management. International Journal of Community Medicine and Public Health". 2023;10(4):1593–1596. doi:10.18203/2394-6040.ijcmph20230987. Diakses 29 Juli 2026.