Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
tidur
Freepik.com/drobotdean

Terjaga hingga larut malam memang terasa menyenangkan, terutama setelah seharian beraktivitas dan disibukkan dengan tugas yang seolah tak ada habisnya. Kondisi ini sering membuat kamu memilih untuk begadang dan mengorbankan waktu tidur demi mencari hiburan, baik dengan membaca buku, menonton film, maupun sekadar bermain ponsel.

Namun, kebiasaan tersebut tidak seharusnya dinormalisasi. Terjaga hingga larut malam, bahkan melewatkan waktu tidur, dapat menyebabkan kurang tidur yang berdampak buruk bagi kesehatan. Lalu, apa saja dampak yang dapat ditimbulkan akibat kurang tidur? Popbela telah merangkum informasinya untuk membantu kamu mulai memperbaiki pola tidur.

1. Imun tubuh menjadi lemah

Freepik.com/benzoix

Saat tidur, tubuh melepaskan protein bernama sitokin. Protein satu ini diperlukan oleh tubuh untuk melawan infeksi, peradangan, hingga stres. Namun, apabila kamu kurang tidur, maka produksi sitokin berangsur melemah. Ini membuat kamu menjadi mudah sakit. 

Lebih dari itu, ketika kemampuan sel darah putih dan limfosit dalam melawan bakteri mengalami penurunan, proses penyembuhan luka juga menjadi terhambat sehingga luka atau infeksi tak langsung pulih.

2. Daya ingat mengalami penurunan

Freepik.com/diana.grytsku

Kurang tidur tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berpengaruh pada sistem saraf. Saat kamu tidur dengan cukup dan berkualitas, koneksi saraf yang berperan dalam penguatan ingatan dapat bekerja secara optimal. 

Sebaliknya, ketika kamu kurang tidur, fungsi saraf tersebut akan terganggu, termasuk kemampuan otak dalam mengolah dan menyimpan informasi. Selain itu, rasa kantuk akibat kurang tidur juga dapat menyebabkan menurunnya konsentrasi, sehingga seseorang menjadi lebih mudah lupa.

3. Muncul tanda penuaan dini

Freepik.com

Kurang tidur juga berpengaruh pada kesehatan kulit. Dampaknya tidak hanya membuat wajah terlihat pucat dan kurang segar, tetapi jika kebiasaan ini terus dinormalisasi, berbagai masalah kulit lain dapat muncul, seperti wajah bengkak, mata sembab, hingga tanda-tanda penuaan dini. 

Tanda penuaan tersebut bisa berupa garis-garis halus, kerutan, sampai kulit yang tampak keriput. Selain itu, kurang tidur juga dapat memicu munculnya jerawat akibat meningkatnya produksi hormon kortisol dalam tubuh.

4. Meningkatkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskular

Freepik.com

Apabila kebiasaan ini berlangsung hingga waktu yang lama, maka kamu perlu waspada, karena masalah kesehatan serius bisa mengintaimu. Ya, kurang tidur bisa membuat kardiovaskular seseorang menjadi bermasalah.

Hal tersebut terjadi karena tidur berperan penting dalam menjaga kemampuan tubuh untuk memperbaiki kerusakan pada pembuluh darah dan jantung. Oleh karena itu, orang yang kurang tidur cenderung lebih rentan mengalami penyakit jantung.

5. Insomnia

Freepik.com

Kurang tidur yang berlangsung dalam jangka waktu yang panjang juga bisa membuat seseorang mengalami insomnia. Seperti yang kamu ketahui bahwa insomnia merupakan kondisi ketika seseorang tak bisa tidur nyenyak atau bahkan kesulitan tidur, membuat tidurnya menjadi tidak berkualitas.

Ini tak hanya berdampak pada aktivitas yang kamu lakukan saja, tetapi juga berpengaruh terhadap kinerja otak, bahkan mampu meningkatkan rasa cemas seseorang.

Editorial Team