Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
5 Tips Mencegah Ketombe bagi Perempuan Berhijab
pexels.com/Produksi PNW

Bagi perempuan berhijab, menjaga kesehatan rambut memang punya tantangan tersendiri. Rambut yang sering tertutup hijab lebih mudah lembap dan berkeringat, apalagi saat cuaca panas atau banyak beraktivitas di luar rumah.

Kalau tidak dirawat dengan benar, kondisi ini bisa memicu munculnya ketombe yang bikin kulit kepala gatal dan tidak nyaman. Nah, supaya rambut tetap segar dan bebas ketombe, ada beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari.

Popbela akan membahas tips mencegah ketombe bagi perempuan berhijab dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!

1. Pastikan rambut benar-benar kering sebelum memakai hijab

freepik.com/freepik

Memakai hijab saat rambut masih lembap dapat meningkatkan kelembapan dan suhu pada kulit kepala sehingga menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur malassezia, yakni salah satu penyebab utama ketombe.

Kondisi kulit kepala yang terlalu lembap juga dapat mengganggu lapisan pelindung alami kulit, sehingga memicu rasa gatal, iritasi, dan pengelupasan.

Oleh karena itu, perempuan berhijab disarankan memastikan rambut benar-benar kering sebelum mengenakan hijab agar kulit kepala tetap sehat dan risiko ketombe berkurang.

2. Rutin mencuci rambut sesuai kondisi kulit kepala

pexels.com/www.kaboompics.com

Menjaga kebersihan rambut dengan rutin keramas sesuai jenis kulit kepala dapat membantu mengurangi risiko ketombe pada perempuan berhijab. Kulit kepala yang berminyak lebih mudah mengalami penumpukan sebum, keringat, dan kotoran yang memicu munculnya serpihan putih serta rasa gatal.

Oleh karena itu, disarankan mencuci rambut 2-3 kali dalam seminggu memakai sampo antiketombe yang mengandung bahan aktif seperti zinc pyrithione, ketoconazole, selenium sulfide, atau salicylic acid.

Kandungan ini efektif mengendalikan jamur penyebab ketombe sekaligus membersihkan sel kulit mati agar kulit kepala tetap segar, sehat, dan nyaman sepanjang hari.

3. Gunakan inner hijab dan bahan hijab yang menyerap keringat

unsplash.com/thirdman

Pemilihan inner hijab dan bahan hijab yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan kulit kepala sekaligus mencegah munculnya ketombe.

Bahan yang menyerap keringat dan memiliki sirkulasi udara baik, seperti katun, voal breathable, atau jersey ringan, mampu mengurangi kelembapan berlebih pada area kepala.

Beberapa penelitian observasional juga menunjukkan bahwa penggunaan hijab dengan lapisan terlalu tebal atau dipakai terlalu lama dapat meningkatkan risiko ketombe, karena membuat kulit kepala lebih panas dan lembap.

4. Hindari memakai hijab terlalu ketat

freepik.com/senivpetro

Banyak orang tidak menyadari bahwa penggunaan hijab yang terlalu ketat juga bisa memicu munculnya ketombe. Hijab yang dipakai terlalu kencang dapat membuat kulit kepala terasa lebih panas, mudah berkeringat, dan minim sirkulasi udara.

Akibatnya, kulit kepala menjadi lebih lembap dan rentan mengalami iritasi, gatal, hingga pengelupasan. Agar tetap nyaman digunakan sehari-hari, sebaiknya pilih hijab dengan ikatan yang tidak terlalu ketat supaya kulit kepala tetap sehat dan terhindar dari masalah ketombe.

5. Jaga kebersihan hijab dan ciput

freepik/Drazen Zigic

Kebersihan hijab dan ciput juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala. Kain yang terkena keringat, minyak, dan debu secara terus-menerus bisa menjadi tempat tumbuhnya mikroorganisme penyebab ketombe dan iritasi.

Penggunaan ciput atau hijab yang jarang dicuci dapat membuat kulit kepala terasa gatal, lebih lembap, dan tidak nyaman.

Untuk membantu menjaga kulit kepala tetap sehat, biasakan mengganti serta mencuci hijab dan ciput secara rutin, terutama setelah melakukan aktivitas berat atau saat cuaca sedang panas.

Itu dia tips mencegah ketombe bagi perempuan berhijab yang bisa diikuti. Dengan menjaga kebersihan rambut, memilih bahan hijab yang nyaman, serta merawat kulit kepala dengan tepat, risiko munculnya ketombe dapat diminimalkan.

Editorial Team