Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Kenapa Rambut Tetap Kering Meski Sudah Pakai Conditioner?
freepik.com/prostooleh

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Rambut kering seringkali menjadi masalah yang membingungkan, terutama ketika sudah rutin menggunakan conditioner. Meski tampak seperti solusi sempurna, kondisi ini ternyata bisa dipicu oleh berbagai faktor lho, Bela.

Hal inilah yang sering menimbulkan pertanyaan, kenapa rambut tetap kering meski sudah memakai conditioner? Untuk mengetahui jawabannya, Popbela akan mengulas penyebab rambut tetap kering meski sudah memakai conditioner. Apa saja? Yuk, simak ulasannya!

1. Struktur rambut dan kerusakan kutikula

pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com

Penyebab rambut tetap kering meski sudah memakai conditioner yang pertama yaitu struktur rambut dan kerusakan kutikula. Perlu diketahui, struktur rambut ditutupi lapisan kutikula yang berfungsi mengunci kelembapan.

Ketika kutikula rusak atau terangkat akibat panas, bahan kimia, atau penyikatan kasar, rambut akan sulit menyerap dan mempertahankan kelembapan, sehingga conditioner hanya memberikan efek sementara di permukaan. Dengan kata lain, conditioner paling efektif pada rambut sehat, sementara rambut dengan kutikula yang rusak tetap mudah kering meski sudah dirawat.

Oleh karena itu, untuk mengatasi kutikula rambut yang rusak, sebaiknya gunakan perawatan yang menutrisi dan menutup kembali lapisan kutikula, seperti deep conditioner, hair mask, atau leave in treatment yang mengandung protein dan minyak alami. Selain itu, kurangi penggunaan panas berlebih dan hindari bahan kimia keras agar kutikula bisa pulih dan rambut kembali lebih lembap dan sehat.

2. Conditioner hanya memberi efek sementara

pexels.com/Ela De Pure

Conditioner bekerja terutama secara fisik dengan melapisi permukaan rambut untuk membuatnya lebih licin dan mengurangi gesekan, bukan memperbaiki struktur rambut dari dalam.

Kandungan surfaktan kationik pada conditioner menempel di helai rambut, namun efeknya bersifat sementara, terutama pada rambut yang sudah rusak parah. Dikarenakan tidak menambah kelembapan ke kutikula, rambut yang kering tidak akan sepenuhnya lembap hanya dengan conditioner.

3. Porositas rambut memengaruhi daya serap kelembapan

pexels.com/Beyzanur K

Porositas rambut merupakan kemampuan rambut untuk menyerap dan menahan kelembapan, dan tingkatnya berbeda pada setiap orang. Rambut dengan porositas tinggi memiliki celah antar kutikula yang lebih banyak, sehingga kelembapan mudah terserap tapi juga cepat hilang.

Sebaliknya, rambut dengan porositas rendah memiliki kutikula yang rapat, sehingga sulit menyerap bahan pelembap dari conditioner. Kedua kondisi ini bisa membuat penggunaan conditioner kurang efektif karena rambut tidak mampu menahan kelembapan dengan optimal.

4. Faktor lainnya

ilustrasi keramas (pexels.com/Element5Digital)

Rambut kering tidak hanya dipengaruhi oleh conditioner, tetapi juga oleh faktor alami dan gaya hidup. Minyak alami dari kulit kepala atau sebum, berperan sebagai pelembap rambut. Jika produksinya rendah akibat genetik, hormon, atau penuaan, rambut menjadi lebih kering dan conditioner sering kali tidak cukup menggantikan fungsinya.

Selain itu, paparan panas dari hair dryer atau catokan, keramas terlalu sering, penggunaan sampo keras, akumulasi produk styling seperti gel dan hairspray, serta kekurangan nutrisi seperti protein dan vitamin, semuanya dapat memperburuk kekeringan dan membatasi efektivitas conditioner. Dengan kata lain, rambut membutuhkan perawatan tambahan dan perlindungan dari faktor eksternal agar tetap lembap dan sehat.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kenapa rambut tetap kering meski sudah memakai conditioner kan? Semoga informasi di atas bermanfaat ya, Bela!

Editorial Team