Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
1.jpg
headandshoulders.co.in

Intinya sih...

  • Kulit kepala kering adalah penyebab umum mengelupas

  • Ketombe disebabkan oleh pertumbuhan jamur malassezia

  • Dermatitis seboroik dan psoriasis juga bisa menyebabkan kulit kepala mengelupas

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kulit kepala mengelupas adalah masalah yang sering terjadi. Kondisi ini sering ditandai dengan munculnya serpihan putih seperti ketombe, rasa gatal, hingga kulit kepala terasa kering atau iritasi. Meski terlihat sepele, kulit kepala yang mengelupas dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu penampilan jika tidak ditangani dengan tepat. Lantas, kenapa kulit kepala mengelupas? Simak penjelasannya berikut ini!

1. Kulit kepala kering

pinterest.com

Salah satu penyebab paling umum kulit kepala mengelupas adalah kondisi kulit kepala yang kering. Kurangnya kelembapan membuat lapisan kulit mati lebih mudah terlepas dan terlihat seperti serpihan putih. Kulit kepala kering biasanya tidak disertai minyak berlebih, sehingga serpihannya tampak kecil dan kering.

Faktor yang dapat memicu kulit kepala kering umumnya adalah terlalu sering keramas, menggunakan sampo dengan kandungan alkohol atau deterjen keras, paparan udara dingin atau cuaca ekstrem, sampai kurangnya asupan cairan.

2. Ketombe

pinterest.com

Ketombe sering dianggap sama dengan kulit kepala kering, padahal keduanya berbeda. Ketombe biasanya disebabkan oleh pertumbuhan jamur malassezia yang berlebihan di kulit kepala. Jamur ini memicu peradangan ringan dan mempercepat pergantian sel kulit, sehingga muncul serpihan putih atau kekuningan. Ciri-ciri ketombe berupa serpihan lebih besar dan berminyak, kulit kelapa terasa gatal, hingga rambut cepat lepek. Jika tidak ditangani, ketombe bisa semakin parah dan membuat kulit kepala mengelupas lebih banyak.

3. Dermatitis Seboroik

everydayhealth.com

Dermatitis seboroik adalah kondisi peradangan kronis pada kulit kepala yang menyebabkan kulit mengelupas, kemerahan, dan gatal. Selain di kulit kepala, kondisi ini juga bisa muncul di area berminyak lainnya seperti alis, belakang telinga, dan sisi hidung. Penyebab pasti dermatitis seboroik belum sepenuhnya diketahui, namun diduga berkaitan dengan produksi minyak berlebih, reaksi berlebihan terhadap jamur malassezia, faktor genetik, sampai stres. Kulit kepala dengan dermatitis seboroik biasanya tampak kemerahan dengan sisik tebal berwarna putih kekuningan.

4. Psoriasis kulit kepala

perfecthairhealth.com

Psoriasis adalah penyakit autoimun yang juga dapat menyerang kulit kepala. Kondisi ini menyebabkan penumpukan sel kulit mati yang cepat, sehingga terbentuk sisik tebal, kering, dan berwarna keperakan. Kulit kepala mengelupas akibat psoriasis sering disertai rasa gatal, perih, bahkan nyeri. Nah, psoriasis memerlukan penanganan khusus dan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

5. Reaksi alergi produk perawatan rambut

vivo.co.n

Penggunaan produk perawatan rambut yang tidak cocok juga bisa menjadi penyebab kulit kepala mengelupas. Kandungan tertentu dalam sampo, kondisioner, hair tonic, atau cat rambut dapat memicu reaksi alergi atau iritasi. Gejalanya meliputi kulit kepala gatal dan perih, kemerahan, sampai pengelupasan kulit. Jika kulit kepala mengelupas muncul setelah mencoba produk baru, sebaiknya segera hentikan penggunaan dan ganti dengan produk yang lebih lembut.

Kulit kepala mengelupas bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kulit kepala kering, ketombe, dermatitis seboroik, psoriasis, hingga reaksi alergi produk rambut. Mengenali penyebabnya adalah langkah penting agar penanganan yang dilakukan lebih efektif. Dengan perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat, masalah kulit kepala mengelupas dapat dikontrol dan dicegah agar tidak kambuh kembali.

Kulit kepala mengelupas bisa disebabkan oleh berbagai faktor.Mengenali penyebabnya adalah langkah penting agar penanganan yang dilakukan lebih efektif. Dengan perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat, masalah kulit kepala mengelupas bisa diatasi dengan optimal!

Editorial Team