Saat memasuki dunia kerja, seringkali kita mendapat pertanyaan sederhana, namun sulit untuk dijawab. Mau melakukan apa setelah lulus? Kayaknya, pekerjaan impian dan gaji yang mencukupi sering menjadi dilema yang dianggap berseberangan.

Bagi sebagian orang, memilih passion nggak akan bisa membuat kita menjadi orang yang kaya raya. Tapi bagi sebagian orang lainnya, mengutamakan gaji akan membuat kita nggak pernah puas dan selalu diremehkan. Jangan khawatir Bela, ada baiknya kamu memikirkan empat hal ini sebelum memutuskan untuk memilih.

Pilih Mana, Bekerja Sesuai Passion Atau Gaji yang Tinggi?
 
Bela, kamu mungkin banyak mendengar orang yang berhasil melakukannya. Namun ingat, nggak semua orang bisa mencapai hal yang sama. Kenyataanya ada banyak faktor lain yang perlu kamu hadapi. Tanggung jawab dan tagihan cicilan, nggak bisa menunggu hingga kamu mewujudkan impianmu. Tidak usah terburu-buru kamu bisa menjadikan passion-mu sebagai hobi atau pekerjaan sampingan hingga mampu membiayaimu seutuhnya.
 
Pilih Mana, Bekerja Sesuai Passion Atau Gaji yang Tinggi?
 
Meski memiliki gaji yang mencukupi, kamu tentu nggak mau hidup untuk sekedar membayar tagihan. Bekerja demi uang hanya akan membuat kamu lelah dan frustasi. Belum lagi pandangan orang yang meremehkanmu karena tidak menjabat sebagai CEO. Daripada mati penasaran, nggak ada salahnya kamu mengikuti hati dan impianmu. Meski memiliki risiko yang tinggi, kamu tidak akan tahu hasilnya bila belum mencoba. 
 
Pilih Mana, Bekerja Sesuai Passion Atau Gaji yang Tinggi?
 
Hanya karena suka berakting, bukan berarti kamu bisa langsung tampil di panggung broadway. Untuk mencapainya, tentu ada banyak rintangan dan pengorbanan yang harus kamu lakukan. Lagipula, kamu bisa saja merasa bosan dan lelah untuk membuatnya terwujud meski kamu mencintainya. Jangan sampai kamu melupakan prosesnya karena terlalu bersemangat membayangkan hasilnya ya, Bela.
 
Pilih Mana, Bekerja Sesuai Passion Atau Gaji yang Tinggi?
 
Ada saatnya kamu jenuh melakukan pekerjaan yang nggak sesuai. Untuk menyeimbangkannya, kamu bisa saja menjadikan hobimu sebagai pekerjaan sampingan yang dapat meningkatkan mood. Bukan cuma sebagai tempat pelarian sementara, kamu juga bisa mendapat uang tambahan. Terlebih lagi, imbalan yang didapatkan bukan berasal dari jabatanmu. Jadi, bila ada orang bertanya pilih yang mana, kenapa tidak kamu jawab saja dua-duanya?

 

BACA JUGA: Semakin Dewasa Tak Ada Kata Terlambat untuk Sadari 3 Hal Ini