Pelecehan seksual bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Banyak pelaku yang berani bertindak di siang hari, bahkan di tempat yang ramai sekalipun. Salah satu alasan kenapa kasus pelecehan seksual masih marak terjadi karena korban nggak berani melapor atau mengambil tindakan. Selain itu, nggak sedikit juga saksi mata yang memilih diam saat kejadian berlangsung. Berdasarkan diskusi dari talkshow Penanganan dan Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan terhadap Perempuan yang diadakan oleh Sebangsa beberapa waktu lalu, inilah yang sebaiknya dilakukan ketika kamu menjadi saksi mata pelecehan seksual.

Segera Lakukan Aksi Ini Jika Jadi Saksi Mata Pelecehan Seksual
 

Menolong itu wajib, tapi kamu juga nggak boleh gegabah dalam bertindak. Amati dulu situasi di sekelilingmu, apakah peristiwa itu terjadi di tengah keramaian atau tempat sepi. Apakah pelaku dan korban memiliki ruang gerak yang leluasa atau nggak. Siapa tahu, kamu bukan satu-satunya orang yang menyaksikan aksi tersebut. Satu lagi, lihat apakah pelaku memiliki rekan atau seseorang yang membantunya beraksi.

Segera Lakukan Aksi Ini Jika Jadi Saksi Mata Pelecehan Seksual
 

Nah, inilah pentingnya memerhatikan situasi. Ketika kamu ingin menegur pelaku, mungkin ada orang lain yang melihat lalu menahan gerak-gerikmu untuk menolong. Perhatikan siapa yang menahanmu mengambil sikap. Mungkin orang ini memandangmu terlalu gegabah dan dia punya cara yang lebih baik untuk menolong korban.

Segera Lakukan Aksi Ini Jika Jadi Saksi Mata Pelecehan Seksual
 

Ada 5 cara yang bisa kamu gunakan. Pertama, kamu bisa menegur langsung si pelaku sebelum dia melancarkan aksinya lebih jauh lagi. Kedua, kamu bisa mendokumentasikan aksi tersebut lewat foto atau video. Ingat Bela, dokumentasi ini bukan untuk disebarluaskan yang justru membuat si korban malu. Ketika peristiwa tersebut selesai, kamu bisa menghampiri si korban dan mengatakan bahwa kamu punya bukti jika dia ingin melapor tentang apa yang baru saja dia alami. Ketiga, yaitu segera menghampiri korban dan ajak ngobrol meski kamu nggak mengenalinya (bahkan kita disarankan untuk pura-pura mengenal si korban). Tujuannya agar pelaku batal atau segera menghentikan aksinya. Keempat, hampiri korban setelah aksi selesai untuk menawarkan bantuan. Terakhir, kamu bisa memanggil petugas keamanan yang berada di sekitarmu dan melapor.

Selalu berhati-hati dimanapun kamu berada ya, Bela.

BACA JUGA: Bagiku, Inilah Makna Perempuan Kuat di Tengah Kejamnya Pelecehan Seksual