Bunuh diri bukanlah suatu cara untuk menyelesaikan segala persoalan, maka bukan suatu perilaku yang patut untuk dilakukan. Lady Gaga, ia sudah pernah berjuang untuk kesehatan mentalnya sendiri, dan kini ia menulis esai yang menyerukan tentang tindakan untuk mencegah bunuh diri. Dalam esainya yang powerful, ditulis bersama dengan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus dan diterbitkan oleh The Guardian, isinya adalah membahas pentingnya memerangi tingkat bunuh diri di seluruh dunia. 

Lalu seperti apa sih seruan yang diberikan oleh Lady Gaga, Bela? 

Pesan Lady Gaga tentang Pentingnya Memerangi Bunuh DiriFoxnews.com/Tyler McCarthy

"Bunuh diri adalah gejala yang paling ekstrem dan dapat dilihat dari keadaan darurat kesehatan mental yang lebih besar yang sejauh ini gagal untuk ditangani secara memadai," esai itu juga berbunyi. "Stigma, ketakutan, dan kurangnya pemahaman menambah penderitaan mereka yang terkena dampak, dan pencegahan tindakan berani yang sangat dibutuhkan juga sudah lama tertunda." 

Gaga dan Ghebreyesus mendapati statistik yaitu sebanyak 800.000 orang di seluruh dunia mungkin akan mati karena bunuh diri tahun ini, ia menulis, "Kadang-kadang mereka adalah nama-nama terkenal seperti Anthony Bourdain atau Kate Spade yang membuat berita utama, tetapi mereka juga adalah anak-anak, teman-teman atau para kolega, menghargai anggota keluarga dan  para komunitas."

Pesan Lady Gaga tentang Pentingnya Memerangi Bunuh DiriHotpoptoday.com/Lina D

Awal tahun ini, sebuah studi dari  the National Center for Health Statistics (NCHS) menemukan jika dalam dekade terakhir, jumlah orang yang meninggal karena bunuh diri di Amerika Serikat telah meningkat dan terutama di kalangan perempuan. Menurut American Foundation for Suicide Prevention, bunuh diri merupakan penyebab kematian nomor satu di AS, dan setiap tahun, 44.965 orang Amerika meninggal karena bunuh diri. 

"Kita tidak bisa lagi dibungkam oleh stigma atau dihalangi oleh ide-ide sesat yang menggambarkan kondisi ini sebagai masalah kelemahan atau kegagalan moral," esai Gaga dan Ghebreyesus lalu berlanjut. "Kita semua dapat membantu membangun komunitas yang memahami, menghormati, dan memprioritaskan kesehatan mental. Kita semua dapat belajar bagaimana menawarkan dukungan kepada orang yang dicintai melalui masa-masa sulit. Dan kita semua dapat menjadi bagian dari gerakan baru, termasuk orang-orang yang menghadapi penyakit mental itu sendiri, dan meminta pemerintah juga industri yang terkait untuk menempatkan kesehatan mental di bagian atas agenda mereka."

Penulis: Dinda Untoro

Jika kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.

Baca Juga: Masa Lalu Kelam ‘Zombie Boy’, Sahabat Lady Gaga yang Bunuh Diri