Ketika membaca atau mendengar kata pelecehan seksual, pikiran kita biasanya langsung mengarah pada perempuan yang menjadi korban dan laki-laki sebagai pelakunya. Padahal ternyata tidak sedikit juga laki-laki yang menjadi korban pelecehan seksual oleh perempuan atau bahkan sesama laki-laki. Akan tetapi, sedikitnya laki-laki korban yang melapor, atau sekadar bercerita kepada teman atau kerabat, membuat peristiwa ini jarang diketahui orang banyak.

Apalagi, stereotip dominasi laki-laki yang terjadi selama ini membuat masyarakat umumnya berpendapat bahwa laki-laki tidak mungkin dilecehkan secara seksual oleh perempuan. Pandangan umum seperti inilah yang menyebabkan laki-laki enggan melaporkan. Namun berdasarkan data yang dirilis dalam American Journal of Public Health pada tahun 2014 ternyata jumlah laki-laki dan perempuan korban pelecehan seksual memiliki jumlah yang hampir sama; 1.267 juta laki-laki dan 1.270 perempuan mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual.

Apa yang harus kamu lakukan jika pasangan kamu ternyata adalah salah satu dari sekian banyak korban yang pernah alami pelecehan seksual? Berikut Popbela berikan 5 tipsnya. Disimak yuk!

5 Sikap Bijak Jika Pasangan Pernah Alami Pelecehan Seksual

Ini termasuk komunikasi verbal dan non-verbal, penting untuk memastikan pasangan kamu yang pernah dilecehkan berbagi cerita denganmu sesuai dengan kemauan dia sendiri. Jangan coba mengorek detil, biarpun kalau kamu pikir ini akan membantumu. Pahamilah dia yang pernah mengalami pelecehan sudah pasti akan kesulitan mempercayai orang lain termasuk kamu pacarnya sendiri. Komunikasi yang kuat berarti memberikan dia ruang ketika dibutuhkan dan mendukung dia ketika sedang dibutuhkan agar dia merasa nyaman.

5 Sikap Bijak Jika Pasangan Pernah Alami Pelecehan Seksual

Ini mungkin bukan percakapan yang menyenangkan, tapi memang tidak ada cara lain. Ini terdengar seperti pernyataan yang kelewat batas, tapi jangan salah. Dengan memberikan batasan-batasan tertentu kamu dan dia akan merasa sama-sama aman. Meski mayoritas yang melakukan pelecehan seksual adalah cowok, tapi jika dia pernah alami pelecehan seksual sebelum bertemu dengan kamu bisa jadi dia alami trauma untuk sekadar memegang tangan atau bahkan mencium kamu.

5 Sikap Bijak Jika Pasangan Pernah Alami Pelecehan Seksual

Sentuhan fisik adalah bagian besar dari intimasi, tapi bukan segalanya. Dalam buku The 5 Love Languages, penulis Gary Chapman berbagi bagaimana orang menunjukkan emosi mereka dalam lima cara yang berbeda: sentuhan fisik, melayani, kata-kata yang menguatkan, waktu berkualitas, dan hadiah.

Seks hanyalah satu cara untuk menjadi intim dengan pasangan. Cara dia mengkomunikasikan rasa sayang dia adalah aspek yang penting dari kepribadian dia untuk dieksplorasi, apalagi kalau dia pernah dilecehkan secara seksual. Misalnya ketika dia punya trauma dengan kata "ganteng" atau "tampan", kamu bisa menggantinya dengan kata "keren" ketika memberikannya pujian.

5 Sikap Bijak Jika Pasangan Pernah Alami Pelecehan Seksual

Sudah cukup sulit bagi dia yang pernah alami pelecehan seksual untuk bisa merasa nyaman berbagi cerita denganmu. Hal terbaik yang bisa kamu tawarkan adalah rasa sayang dan empati tanpa penghakiman atau penolakan. Sadarilah betapa sulitnya bagi dia untuk berbagi informasi seperti ini. Jangan bertanya pertanyaan tidak sopan seperti “Apa yang kamu lakukan sampai itu bisa terjadi?”

5 Sikap Bijak Jika Pasangan Pernah Alami Pelecehan Seksual

Hormati pasanganmu apabila dia meminta waktu pribadi. Putus itu sudah cukup menyakitkan. Tidak ada cara yang mudah untuk mengakhiri hubungan yang penuh makna, tapi semua orang memiliki alasan sendiri kenapa mereka ingin mengakhiri sebuah hubungan. Kalau dia ingin putus, kamu mungkin tidak mengerti alasannya, tapi ini adalah hak dia dan bagian dari proses penyembuhan diri. Yang perlu kamu pahami adalah korban dari pelecehan harus membangun rasa sayang terhadap diri sendiri. Penyembuhan dari sebuah trauma apalagi secara seksual memang adalah perjalanan yang panjang.

Jika kamu atau orang yang kamu kenal pernah mengalami pelecehan seksual, maka kamu bisa menghubungi hotline polisi 110 atau 08139888611 atau melalui Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Jakarta di nomor 081388822669.

BACA JUGA: Ajak Pria Lakukan 5 Hal Ini untuk Cegah Pelecehan Seksual di Kantor​