Ketika berbicara tentang seks, kamu pasti akan mendengar istilah orgasme. Maknanya dapat berbeda, tergantung dari sudut pandang tinjauannya (seperti sudut pandang kesehatan dan sudut pandang psikologis). Namun secara umum, mengutip dari Seventeen, arti orgasme adalah puncak klimaks dari kegiatan seksual, yang dicirikan dengan rasa puas dan kontraksi otot pada organ intim seseorang.

Baik laki-laki dan perempuan mengalami orgasme. Namun, nggak banyak yang menyadari jika dirinya atau pasangannya mengalami orgasme, khususnya perempuan. Sebab, masing-masing orang dapat mengalami sensasi orgasme yang berbeda-beda. Jadi, bagaimana kamu tahu kalau tubuhmu mengalami orgasme? Bagaimana kamu (laki-laki) tahu kalau pasanganmu mengalami orgasme dari sesi bercinta kalian? Melansir dari Hello Doktor, ini ciri-ciri perempuan orgasme.

1. Kontraksi berirama pada perut bagian bawah

Tanda paling umum yang dialami perempuan saat orgasme adalah terjadnya kontraksi pada perut bagian bawah. Kontraksi ini bahkan sering dianggap sebagai arti orgasme perempuan itu sendiri karena selalu terjadi selama kepuasan seksual itu berlangsung.

Kontraksi ini paling mudah dilihat di sekitar anus, yaitu otot di sekitar bagian tubuh tersebut berkontraksi dan menjadi rileks dengan frekuensi sekitar 1-2 kali setiap detiknya. Kamu dapat merasakan kontraksi ini dengan meraba bagian anus atau vaginanya.

2. Pergerakan panggul yang cepat dan mengejang

Selain perut bagian bawah, tanda lainnya yang menunjukkan perempuan mengalami orgasme adalah pergerakan panggul yang cepat dan mengejang. Pergerakan bagian tubuh ini nggak berirama dan reguler, melainkan lebih cepat dan nggak berirama. Pergerakan panggul ini sering terlihat seakan perut bagian bawah bergetar.

3. Tubuh bergetar dan bersemu kemerahan

Arti dan Ciri-Ciri Perempuan OrgasmeUnsplash.com/Pawel Szvmanski

Pada dasarnya, seperti tanda panggul yang bergerak lebih cepat, tubuh perempuan yang mengalami orgasme akan bergetar. Kadang, tanda ini sering dianggap sebagai orgasme seluruh tubuh.

Tubuh perempuan juga akan bersemu kemerahan ketika mengalami orgasme. Nggak semua, tetapi sebagian besar tubuhnya akan mengeluarkan rona kemerahan.

4. Mendesah dan berteriak

Banyak yang menganggap desahan dan teriakan perempuan saat bercinta menandakan kalau dirinya mengalami orgasme. Faktanya, bisa benar dan bisa juga nggak, Bela. Mendesah dan berteriak dapat menjadi ciri-ciri perempuan orgasme, namun kamu nggak dapat bergantung pada tanda ini saja. Sebab, nggak semua perempuan mengeluarkan suara saat mencapai klimaks, pun saat sedang bercinta.

Namun jika perempuan mulai mengeluarkan desahan atau teriakan lebih sering dari menit-menit sebelumnya, mulai mengamati tanda-tanda lain yang terjadi pada tubuhnya, seperti kontraksi pada perut bagian bawah dan pergerakan panggul yang cepat.

5. Kontraksi otot secara keseluruhan

Ketika perempuan mengalami orgasme, sebagian besar otot tubuhnya akan berkontraksi. Kamu bisa melihat tandanya dari jari kakinya yang mulai melipat atau ekspresi wajahnya yang berbeda. Tanda ini nggak hanya terjadi pada perempuan, tetapi juga pada laki-laki.

6. Perubahan pada organ intim

Arti dan Ciri-Ciri Perempuan OrgasmeUnsplash.com/Charles PH

Ciri-ciri perempuan orgasme lainnya adalah terjadinya perubahan pada organ intimnya. Bagian luar mulut labia akan menggelap. Lalu saat orgasme itu datang, sepertiga bagian luar vagina akan mengerut seiring dengan keseluruhan vagina akan membesar. Sekresi (keluar) terjadi di dalam dan pada bagian depan vagina. Bagian labia kemudian akan merata dan terbuka. Vagina pun akan memanjang dan melebar secara internal, membuka lebih banyak ruang di dalam organ intim itu.

Perubahan vagina ini terjadi akibat aliran darah ke bagian panggul, yang disebut engorgement atau pembengkakan, yang memberikan rasa nyaman dan hangat dalam organ intim perempuan.

7. Meningkatnya detak jantung

Selama orgasme, detak jantung dan tekanan darah akan meningkat 2 kali lipat. Jadi ketika perempuan merasakan kepuasan yang berpadu dengan kontraksi otot dan detak jantung lebih cepat, kemungkinan besar ia mengalami orgasme.

8. Kontraksi otot perut

Setiap otot dalam tubuh dapat berkontraksi selama orgasme, namun otot perut biasanya pasti akan mengalami hal ini. Kontraksi yang paling mudah dilihat pada perempuan adalah saat dirinya bercinta dengan posisi berbaring pada punggungnya. Sebagian perempuan akan mengangkat bokongnya saat mengalami orgasme, ini merupakan tanda dari otot perut yang sedang berkontraksi.

Seiring gairah yang meningkat, kontraksi pun akan mengalami hal yang sama, begitu pula dengan tanda-tanda yang dijelaskan sebelumnya. Bagian tubuh perempuan yang nggak mengalami perubahan saat orgasme adalah klitoris.

9. Squirting

Arti dan Ciri-Ciri Perempuan OrgasmePexels.com/Pixabay

Apa itu squirting? Mengutip dari Wikipedia, squirting adalah ejakulasi perempuan yang ditandai dengan keluarnya cairan dari atau dekat dari vagina selama atau sebelum orgasme. Perempuan dapat mengalami squirting jika mendapatkan rangsangan yang tepat pada G-spot-nya.

Dengan mengetahui ciri-ciri perempuan orgasme, kamu dapat mengetahui jika dirimu atau pasanganmu mengalami puncak klimaks saat bercinta. Namun, perlu diingat kalau pengalaman orgasme yang dirasakan masing-masing pribadi berbeda-beda. Serta, orgasme nggak menjadi penentu mutlak kepuasan seks.

Kamu bisa merasakan kepuasan tanpa mengalami orgasme, Bela. Namun dengan informasi ini, kamu tahu jika tubuhmu atau tubuh pasangan akan mengalami orgasme dari sesi bercinta kalian.

Baca Juga: 7 Mitos Orgasme yang Perlu Kamu Tahu Kebenarannya