Mempertahankan hubungan pernikahan dan menjaganya bukanlah hal yang mudah. Banyak hal yang harus kamu pikirkan secara matang sebelum bertindak. Ketika seseorang sudah menikah, nggak hanya dirinya yang dipikirkan, tapi juga pasangannya. Banyak kunci-kunci agar pernikahan langgeng, namun ada juga hal-hal yang sebaiknya nggak kamu lakukan pada pasangannya.

Kadang yang paling sulit dijaga adalah perkataan kita pada pasangan. Tujuh hal ini adalah kalimat-kalimat yang sebaiknya nggak kamu ungkapkan dan hindari pada pasanganmu, apalagi kalau sedang berselisih paham.

1. “Pekerjaanmu nggak sepenting pekerjaanku.”

Bahaya! Hindari 7 Kalimat Ini kalau Mau Hubungan Pernikahanmu Langgengpexels.com/@vera-arsic

Jangan mengungkapkan sesuatu yang merendahkan pasanganmu. Kalau kamu membandingkan sesuatu yang dia kerjakan dan meremehkannya, kamu saja nggak menghargai apa yang dia kerjakan. Padahal pasangan kamu melakukan pekerjaan yang dikerjakannya secara tulus dan dengan kerja keras. Laki-laki akan merasa direndahkan dan diremehkan.

2. “Banyak yang bilang, aku harusnya nggak sama kamu dari dulu.”

Bahaya! Hindari 7 Kalimat Ini kalau Mau Hubungan Pernikahanmu Langgengpexels.com/@vera-arsic

Sebaiknya kalimat seperti ini nggak diungkapkan ketika kamu sedang berargumen dengannya. Kalau kamu mengungkapkan hal ini pada pasangan, dirinya akan merasa kalau hidup yang dijalaninya bersama kamu adalah hal yang salah. Pasangan juga akan merasa sangat nggak dihargai apabila dirinya diremehkan.

3. “Kamu bodoh ya.”

Mengungkapkan kata-kata semacam ini adalah hal yang nggak sopan. Kalau kamu dan pasangan membudayakan kata-kata yang merendahkan, malah nggak akan baik hubunganmu. Orang pasti nggak akan luput melakukan kesalahan tapi bukan berarti dia adalah orang yang bodoh. Kalau kamu memang sudah memutuskan menikah dengannya kamu harus menerima konsekuensi karakter yang dimiliki pasangan kamu sendiri dan mampu mengatasinya.

4. “Kayaknya kamu punya masalah kejiwaan, deh.”

Memiliki masalah kejiwaan bisa terjadi oleh siapa pun. Merasa depresi atas tekanan yang dialami adalah sebuah hal yang naluriah sebagai manusia. Ada yang bisa mengatasinya ada yang memerlukan bantuan orang lain. Masalah kejiwaan apa pun yang dimiliki orang terdekatmu, sebaiknya kamu menyikapinya secara bijak. Kalau perlu kamu memahami mental illnes apa yang sebenarnya mereka hadapi agar kamu tahu sikap apa yang seharusnya diberikan.

5. “Kalau kamu nggak suka, ya pergi saja.”

Bahaya! Hindari 7 Kalimat Ini kalau Mau Hubungan Pernikahanmu Langgengpexels.com/@wendelmoretti

Jangan sampai menyesal ketika kamu sedang mengalami konflik dengan pasangan kamu dan tiba-tiba mengatakan hal ini. Laki-laki adalah bukan sosok yang suka ditantang. Saat kamu menantangnya, bisa saja mereka malah membuktikan tantangan yang diberikan. Kalau dia merasa kesabarannya sudah pada titik batas, kita nggak tahu emosi macam apa yang bisa diungkapkan seseorang.

6. “Dulu mantanku nggak kayak kamu.”

Bahaya! Hindari 7 Kalimat Ini kalau Mau Hubungan Pernikahanmu Langgengacodeza.com

Membandingkan adalah hal yang paling nggak disarankan ketika sudah menjalani hubungan yang baru. Secara nggak sengaja atau sengaja, membandingkan masa lalu kamu dengan orang yang sedang ada di hadapan kamu adalah ide yang buruk. Bisa-bisa dia juga melakukan hal yang sama.

7. “Aku ingin cerai.”

Memutuskan sesuatu yang besar dalam kondisi yang masih panas adalah hal yang buruk. Jangan sampai kamu mengatakan ungkapan ini berulang kali. Mungkin pada awalnya pasangan kamu nggak menghiraukannya, tapi kalau kamu sering mengungkapkan kalimat ini, secara nggak sadar pasangan kamu bisa tersugesti dan berpikir kamu benar-benar ingin bercerai dan menyudahinya. Jangan buat keputusan besar yang berisiko merugikan banyak hal saat kamu atau pasangan dalam kondisi emosi.

Intinya jangan mengutamakan emosimu sampai nggak terkendali dan mengakibatkan hal yang buruk. Kamu bisa menyesal ketika menyelesaikan masalah tanpa pikir panjang dan dengan sikap yang buruk atau nggak semestinya. Ketika kamu merasa kecewa dengan pasanganmu, sampaikanlah dengan ungkapan yang lebih menyentuh hatinya, bukan dengan menurunkan harga dirinya. Sentuh hatinya, bukan sentuh amarahnya. Hal ini sangat memengaruhi langgengnya hubunganmu dengan si dia.

Baca Juga: Pastikan 5 Hal Ini Sebelum Konsultasi ke Konsultan Pernikahan