Hai.

Aku adalah perempuan yang luar biasa. Terdengar menggelikan memang karena menilai diriku sendiri luar biasa, tapi percayalah aku memang luar biasa untuk diriku sendiri. Bagaimana tidak? Aku mampu menjadi pemenang di antara pesaingku untuk ada di rahim ibuku. Dari jutaan bakal manusia, akulah yang benar-benar menjadi manusia. Apakah kau masih meragukan luar biasanya aku?

1. Dicintai merupakan hal yang luar biasa

Untuk Semua Perempuan di Luar Sana, Ketahuilah bahwa Kalian Luar BiasaUnsplash.com/Christopher Campbell

Kau tahu? Aku dicintai ayah, ibu, saudaraku, kekasihku, teman-temanku. Bila menurutmu itu biasa saja, menurutku itu sangat luar biasa. Dicintai merupakan hal yang sangat luar biasa. Percayalah untuk para perempuan selain diriku, kalian luar biasa dan sangat luar biasa dengan segala kelebihan kalian masing-masing. Kalian tak harus mendengar ocehan temanmu yang bicara kau tak cantik, kau tak pintar, kau tak kaya. Kau luar biasa dengan segala kerendahan dan kebaikan hatimu.

2. Cintai dirimu sebelum orang lain mencintaimu

Untuk Semua Perempuan di Luar Sana, Ketahuilah bahwa Kalian Luar BiasaUnsplash.com/Yoann Boyer

Bila kau tak dinilai luar biasa oleh siapa pun, kau akan tetap luar biasa untuk dirimu sendiri,  kau mampu sekuat dan setangguh ini, bertahan di bumi ini dengan segala kesulitan. Hargai dirimu, cintai dirimu sehingga orang lain akan berlaku seperti itu padamu. Orang lain tidak akan mendengar ide-idemu bila kau sendiri tak menghargai idemu dan terus bungkam. 

3. Wahai perempuan, lakukan sesuatu, setidaknya untuk dirimu sendiri

Untuk Semua Perempuan di Luar Sana, Ketahuilah bahwa Kalian Luar BiasaUnsplash.com/Joe Gardner

Mari menjadi diri yang merdeka, perempuan yang melakukan sesuatu karena keinginannya. Dan bila kau dapat memerdekakan dirimu atas semua penjara yang kau buat sendiri, kau sangat luar biasa, bukan hanya untuk dirimu tapi juga orang lain. 

4. Belajarlah dari apa yang pernah ku lalui

Untuk Semua Perempuan di Luar Sana, Ketahuilah bahwa Kalian Luar BiasaUnsplash.com/Sasha Freemind

Kau tahu kenapa aku menulis ini? Karena aku pernah tak menghargai diriku, membenci diriku. Dan tahukah kau? Orang lain pun melakukan itu padaku. Ketika aku mencintai dan menghargai diriku, orang lain pun berlaku seperti itu padaku.

Aku ingin kau dan yang lainnya tak terus-menerus menjadi aku yang dulu. Rasanya pun aku ingin menyampaikan kepada seluruh perempuan bahwa dirinya itu sangat luar biasa, sangat layak untuk dicintai, layak untuk dipuji bahwa ia luar biasa. Aku takut perempuan merasakan mindernya diri karena merasa tak punya kelebihan, karena itu menyakitkan.

Mau ikut kompetisi menulis artikel surat terbuka dan dimuat di Popbela seperti ini? Baca ketentuannya di bawah ini.

Baca Juga: Ikut Kompetisi Menulis di Popbela, Bisa Dinner Gratis Bareng Pacar!