Memiliki ego yang tinggi, nggak heran ketika laki-laki selalu ingin mendominasi, bahkan dalam sebuah hubungan sekalipun. Ketika ingin memegang kontrol dalam hubungan, tak jarang laki-laki berusaha mempermainkan pikiran perempuan atau pasangannya. Namun tak disadari, bahwa keinginan mereka untuk mengontrol atau mendominasi tersebut sebenarnya datang dari perasaan insecure.

Jangan mau kena tipu daya, ya, Bela. Kenali berbagai permainan pikiran jahat yang bisa dilakukan laki-laki yang insecure.

1. Menghancurkan kepercayaan diri kamu

7 Permainan Pikiran Jahat yang Paling Sering Dilakukan Pria InsecurePexels.com/Ekaterina Bolovtsova

Permainan pikiran pertama yang mungkin akan dilakukan oleh laki-laki yang tak percaya diri adalah mencoba menghancurkan kepercayaan diri kamu. Biasanya, hal ini mereka lakukan agar kamu merasa tidak berarti dan seolah-olah nggak pantas untuk dicintai. Namun, abaikan apa pun yang keluar dari mulut manisnya dan jangan biarkan dirimu terjebak lebih lama lagi, ya. You’re more than what you think, Bela.

2. Membuatmu terus-menerus merasa bersalah

7 Permainan Pikiran Jahat yang Paling Sering Dilakukan Pria InsecurePexels.com/Pavel Danilyuk

Selain itu, rasa bersalah juga merupakan salah satu permainan pikiran yang sering para pria pergunakan untuk menguasai pasangannya dalam sebuah hubungan, lho. Mereka akan membuatmu merasa bersalah dalam segala hal. Nggak terkecuali ketika kamu memilih menghabiskan waktu bersama keluarga atau sahabat dekat di akhir pekan dibanding bersamanya.  

3. Menggurui

7 Permainan Pikiran Jahat yang Paling Sering Dilakukan Pria Insecurehttps://www.pexels.com/id-id/@yaroslav-shuraev

Menggurui adalah permainan pikiran lainnya yang nggak kalah seringnya digunakan oleh para lelaki untuk membunuh kepercayaan dirimu sebagai pasangannya. Mereka akan cenderung meremehkan pendapatmu ketika mendiskusikan suatu permasalahan. Namun, cara mereka melakukannya biasanya sangat halus, hampir tidak kentara. Oleh karena itu, berhati-hatilah dan tetap waspada, ya. Jangan biarkan si dia membuatmu benar-benar lemah berada dalam pengaruhnya!

4. Sengaja membuatmu cemburu dan curiga

7 Permainan Pikiran Jahat yang Paling Sering Dilakukan Pria InsecurePexels.com/Rodnae Productions

Sebenarnya, permainan pikiran yang satu ini sudah cukup populer di kalangan pria. Pada intinya, mereka berusaha memancing kamu untuk cemburu sebagai hukuman atas perbuatanmu yang menurutnya salah. Sangat kekanak-kanakan, bukan?

Apabila kamu tengah mengalami peristiwa serupa, cobalah untuk menanggapinya dengan santai, ya. Sehingga, permainannya tidak berujung pada hal-hal yang mungkin dapat menyakitimu lebih jauh lagi.

5. Mengancam akan mengakhiri hubungan

7 Permainan Pikiran Jahat yang Paling Sering Dilakukan Pria InsecureShutterstock/PR Image Factory

Permainan mengerikan lainnya yang tak menutup kemungkinan bisa para lelaki lakukan adalah mengancam akan mengakhiri hubungan, terutama jika kamu nggak melakukan apa yang mereka inginkan. Tetapi, berupayalah untuk tidak menunjukkan rasa takut atas ancamannya, ya. Percayalah, ia hanya memanipulasi kamu untuk mendapatkan apa yang ia inginkan!

6. Mengisolasi kamu agar kamu merasa sendiri

7 Permainan Pikiran Jahat yang Paling Sering Dilakukan Pria Insecurehttps://www.pexels.com/id-id/@yaroslav-shuraev

Seorang laki-laki yang tidak percaya diri biasanya tidak suka ketika melihat pasangannya berhubungan dekat dengan orang lain seperti keluarga atau sahabat. Sehingga dia akhirnya mengisolasi kamu dari orang-orang terdekat. Itu merupakan cara tepat bagi mereka untuk membuatmu merasa sendiri, hingga akhirnya terpaksa mengandalkannya seorang. Sebelum hubungan kamu bersamanya berjalan dengan lebih toxic lagi, teguhkan hati untuk menyudahi segalanya, ya. Kamu pantas mendapatkan yang lebih baik, Bela.

7. Menyalahkan kamu atas berbagai hal yang terjadi

7 Permainan Pikiran Jahat yang Paling Sering Dilakukan Pria InsecurePexels.com/Rodnae Productions

Apabila pasangan kamu kerap menyalahkanmu atas berbagai persoalan yang terjadi, kemungkinan besar itulah permainan pikiran yang sengaja ia ciptakan. Perlu kamu ketahui, hal semacam ini juga termasuk ke dalam bentuk manipulasi, lho. Mereka ingin agar kamu merasa sebagai satu-satunya pihak yang patut bertanggung jawab atas suatu permasalahan. Padahal, dalam sebuah hubungan yang sehat dan matang, seharusnya kedua belah pihak mudah mengakui kesalahannya dan mau saling membantu untuk memperbaiki keadaan.

Baca Juga: 7 Tips Mengatasi Insecure dalam Hubungan Asmara

Baca Juga: Arti Self-Love dan 25 Cara Mempraktikkannya ke dalam Kehidupan Kamu

Baca Juga: 6 Pelajaran Setelah Lepas dari Toxic Relationship