Tak pernah sekali pun aku meragukan hubungan kita. Namun, semakin hari rasanya semakin banyak yang bertanya tentang hubungan kita, baik itu sahabat, rekan kerja, dan terutama keluarga. Ada yang bertanya karena ingin tahu, ada yang karena ingin mengomentari saja, dan ada pula yang tulus peduli pada masa depanku bersamamu. Kita memang memanggil Tuhan dengan nama yang berbeda. Aku juga punya cara yang berbeda dalam melafalkan namamu dalam doaku. Tapi entah mengapa aku merasa kita mampu menyikapi perbedaan ini dengan tegar. Bahkan, aku bisa menjawab semua pertanyaan itu dengan tenang. Beginilah caraku menjawabnya. 

 

1. "Apa yang kamu pikirkan saat itu sehingga kamu menjalin hubungan dengannya?”

Jangan Hiraukan Kata Mereka tentang Keyakinan Kita yang Berbeda, Aku Percaya Kita Sanggup Melewatinyamoviemix.co.uk

Semua yang terjadi di alam ini sudah ada dalam rencana Tuhan, termasuk pertemuan kami. Dia mempertemukan kami bukan berdasarkan keyakinan dan budaya, tapi karena satu hal yang tetap menjadi rahasia-Nya. Kami berbeda, apalagi karena kami tinggal di negara yang bangsanya sangat beragam dan itu sangatlah wajar. Misteri Tuhan yang tidak kami pahami itulah yang akhirnya membuat kami nyaman satu sama lain dalam perbedaan dan menyatu begitu saja secara alami. Seperti reaksi kimia, hanya lebih rumit.

 

2. "Tapi kalian punya perbedaan besar yang menyangkut pola pikir dan pandangan hidup”

Jangan Hiraukan Kata Mereka tentang Keyakinan Kita yang Berbeda, Aku Percaya Kita Sanggup Melewatinyafilmz.dk

Iya, kurang lebih begitu. Tapi selama ini perbedaan besar tersebut justru tidak pernah menimbulkan masalah. Mungkin karena kami punya sikap toleransi yang besar satu sama lain yang justru memperkuat keimanan kami. Dia pernah bilang ‘Tuhan memang satu, tapi cara kita mengimaninya yang berbeda’. Lihat, dia dewasa sekali, bukan? Terlepas dari cara beribadah dan keyakinan, kami memandang diri kami sama.

 

3. “Siapa yang akan pindah agama jika kalian menikah nanti?”

Jangan Hiraukan Kata Mereka tentang Keyakinan Kita yang Berbeda, Aku Percaya Kita Sanggup Melewatinyasweetandtalented.com

Setiap pasangan pasti ingin hubungan yang mereka jalani bisa lanjut ke tahap yang lebih serius. Kami juga. Namun bagaimana pun juga, keyakinan yang kami anut tetaplah yang utama. ‘Tidak mungkin ada dua pemimpin di sebuah rumah tangga’ kata dia. Kami tidak bisa memaksakan agama masing-masing pada satu sama lain. Jadi biarlah kami memikirkan hal tersebut jika sudah waktunya memilih. 

 

4. “Kalau tidak ada ujungnya, untuk apa kamu tetap melanjutkan hubungan itu?”

Jangan Hiraukan Kata Mereka tentang Keyakinan Kita yang Berbeda, Aku Percaya Kita Sanggup Melewatinyahotflick.net

Menurutku tidak ada hubungan yang sia-sia. Setiap orang yang datang dalam hidup kita baik selama 1 menit, 1 bulan atau 1 tahun pasti membawa pesan dan pelajaran berharga. Sejak awal kami menjalin hubungan, kami berkomitmen untuk menjadikan hubungan ini sebagai proses menuju pribadi yang lebih baik. Kami juga saling memperbaiki diri meskipun tidak mudah.

 

5. “Sampai kapan kalian akan seperti ini?”

Jangan Hiraukan Kata Mereka tentang Keyakinan Kita yang Berbeda, Aku Percaya Kita Sanggup Melewatinyakino.de

Kami tahu bahwa jika hubungan seperti ini berlanjut tanpa arah, maka kami seperti jalan di tempat. Tapi tenang saja, kami tahu kok, batasan-batasannya. Sama sepertimu yang pacaran satu keyakinan, kalau ada ketidakcocokan yang tak bisa ditoleransi lagi, tentu kalian akan membuat keputusan, bukan? Meskipun dari awal kalian sudah melihat bahwa ada sifat kalian yang tak bisa disatukan. Ya, begitu juga halnya dengan kami. Namun, saat ini kami masih nyaman bersama dan akan terus berjuang untuk merasa demikian. 

 

6. “Apa yang kamu dapat dari hubungan ini?”

Jangan Hiraukan Kata Mereka tentang Keyakinan Kita yang Berbeda, Aku Percaya Kita Sanggup Melewatinyatoutlecine.challenges.fr

Banyak sekali, salah satunya aku belajar tentang ilmu yang sulit dikuasai oleh setiap orang yaitu ikhlas. Tidak mudah ketika harus berpasrah dan merelakan hubungan ini pada kehendak-Nya. Jika kita memang ditakdirkan bersama, kami pasti diberi kemudahan. Namun, kalau Tuhan berkata lain, kami harus menerimanya dengan lapang dada. Justru itulah yang membuat kami tak mau menyia-nyiakan setiap menit kami bersama. 

 

Kamu pasti sependapat, kan? Sebagian dari mereka seperti tidak percaya dengan gaya pacaran kita yang katanya aneh Tapi aku yakin mereka bisa melihat ketulusan kita. Aku berharap semoga kita bisa terus merajut kenangan indah bersama, ya.