Cinta. Siapa yang tahu kapan dia akan datang dan pergi? Tanpa tanda dan tanpa syarat, kadang perasaan tersebut membuncah muncul dari dalam hatimu. Baik itu karena pandangan pertama, sentuhan yang lama, maupun karena merasa memiliki perasaan yang sama.

Sayangnya, kamu kadang sulit membedakan apakah itu benar-benar cinta atau hanya ketertarikan semata. Ya, kamu memang tergila-gila padanya tapi apa itu cinta? Kamu bernafsu untuk memilikinya begitu pula dia menginginkanmu, tapi apa itu layak kalian sebut itu cinta? Untuk mengetahui apa perbedaan antara cinta dengan naksir, simak ulasan Popbela berikut ini.

7 Perbedaan Mendasar Antara Cinta Sejati dan Naksir Semata

Cinta tidak datang secara tiba-tiba ke dalam benakmu. Ia tumbuh dengan pelan, berkembang secara konstan, hingga tanpa disadari ia mulai mulai tumbuh dalam hatimu. Tanpa kamu paksakan, wajahnya jadi lebih sering melintas dalam pikiranmu ketika kamu memejamkan mata.  Kebutuhan kecilnya jadi hal yang berusaha kamu penuhi. Cinta membutuhkan waktu untuk tumbuh sementara cinta gila akibat naksir terjadi sesegera mungkin saat kamu melihat seseorang, lalu sirna begitu saja.

7 Perbedaan Mendasar Antara Cinta Sejati dan Naksir Semata

Selain kemunculan dan pertumbuhannya yang membutuhkan waktu, cinta juga mampu bertahan untuk waktu yang sangat lama. Untuk beberapa pasangan, cinta mereka bahkan sanggup bertahan hingga akhir hayat menyapa. Dalam waktu yang panjang tersebut, makna cinta jadi makin dalam dan memiliki kekuatan bagi yang mempercayainya.

Sementara naksir juga memiliki kekuatan bagi mereka yang terlibat, namun cinta yang timbul karena naksir hanya punya sedikit peluang untuk bertahan lama. Perasaan yang sekadar naksir semata biasanya ditandai dengan makin lunturnya ketertarikan setelah sekian lama jalan bersama.

7 Perbedaan Mendasar Antara Cinta Sejati dan Naksir Semata

Seseorang yang mencintaimu akan menerimamu sebagai sosok pribadi yang nggak sempurna. Mencintai seseorang berarti membiarkan orang yang kamu cintai untuk jadi dirinya sendiri, apa adanya tanpa berpura-pura. Di hadapan orang yang mencintaimu, kamu pun merasa nyaman untuk menjadi dirimu sendiri tanpa ada tekanan untuk jadi sosok yang tanpa cela.

Sedangkan perasaan naksir dan tergila-gila justru membuat kamu haus pada kesempurnaan. Jauh sebelum kamu menemukan orangnya, kamu terlebih dahulu menentukan ‘cinta’ seperti apa yang ideal bagimu. Di depannya, kamu hanya menunjukkan sisi baik dirimu saja. Kamu berusaha menjadi orang yang sempurna, sembari terus berharap dia juga bisa jadi pasangan yang sesuai dengan gambaran ideal yang sudah terbayang di pikiran kamu.

7 Perbedaan Mendasar Antara Cinta Sejati dan Naksir Semata

Bagi orang yang saling mencintai, perasaan mereka bukan sekedar soal berpegangan tangan, berpelukan dan sebagainya. Perasaan mereka lebih punya makna, ada nggaknya sentuhan fisik bukan jadi persoalan. Sementara bagi yang hanya tergila-gila akibat nafsu, kontak fisik adalah segalanya. Seakan cinta itu baru sah jika kulit sudah saling bersentuhan.

7 Perbedaan Mendasar Antara Cinta Sejati dan Naksir Semata

Jika itu cinta, seharusnya perasaan tersebut memberi kamu energi, menguatkan semangatmu untuk menjalani hidup. Membantumu berdiri ketika kamu terjatuh, mengingatkan kamu untuk tetap menundukkan kepala apabila sudah terlalu sombong.

Bukan cinta namanya jika perasaan yang kuat itu justru membuatmu lelah secara fisik dan mental. Bukan cinta namanya jika energimu habis hanya demi mengurusi segala hal yang remeh. Memang benar cinta membutuhkan usaha, namun bila usaha tersebut hanya datang dari satu pihak dan justru menghancurkan, itu bukan cinta namanya.

7 Perbedaan Mendasar Antara Cinta Sejati dan Naksir Semata

Tergila-gila pada seseorang membuat kamu menjadi manusia yang terobsesi menguasai dia. Tanpa pandang situasi, kamu merasa memiliki dia. Kamu jadi mudah cemburu tanpa alasan yang tepat ketika melihatnya bersama orang lain. Tergila-gila semacam ini membuat kamu lupa bahwa masih banyak jenis hubungan selain hubungan romantis yang juga nggak kalah penting. Bisa jadi hubungan keluarga, kerja maupun persahabatan.

Sementara jika yang kamu alami itu adalah cinta, kamu justru nggak akan menjadi terobsesi. Kamu nggak akan mudah terbakar api cemburu. Saat dihadapkan pada masalah, cinta bisa membuatmu bersikap tenang dan tetap dewasa. Pada akhirnya cinta akan membuat kamu menjadi pribadi yang lebih bahagia.

7 Perbedaan Mendasar Antara Cinta Sejati dan Naksir Semata

Kamu tahu bahwa itu cinta karena kamu jatuh cinta pada orangnya, pada manusianya. Bukan jatuh cinta pada hasrat untuk memilikinya, bukan juga jatuh cinta pada perasaan berbunga-bunga yang sedang kamu rasakan.

Nah, kira-kira perasaan darimu untuknya selama ini lebih ke cinta atau sekadar naksir, nih?

BACA JUGA: 11 Ilustrasi Ini Buktikan Kalau Cinta Sejati Butuh Kompromi