Saat seorang pasangan sudah merasa nyaman dengan satu sama lain, kadang mereka nggak sadar apakah sebenarnya hubungan mereka adalah hubungan yang sehat atau tidak? Toxic relationship bisa saja ada dalam suatu hubungan dan terus bersarang. Karena kamu merasa sudah terbiasa, toxic habit yang dilakukan pasangan kadang sudah dianggap sebuah kenormalan saja. Padahal sebenarnya hal itu adalah hal yang nggak baik dalam suatu hubungan. Kalau kebiasaan ini terus terjadi isa menyebabkan bumerang pada hubunganmu sendiri.

1. Selalu menyalahkan masa lalumu

Tuman! Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Dianggap Normal dalam HubunganPexels.com/Anastasiya Lobanovskaya

Saat seorang pasangan lebih suka menyalahkan masa lalumu untuk sekadar memenangkan argumentasi, tandanya hubunganmu benar-benar nggak sehat. Masa lalumu sering diungkit olehnya padahal kamu dan dia sudah benar-benar menyelesaikannya. Akhirnya akan berujung kamu yang mengalah karena merasa bersalah atau ingin cepat menyelesaikan argumentasi. Mungkin kamu sudah terbiasa karena nggak ingin merasa repot. Tapi hal ini benar-benar bisa menghancurkan hubunganmu di lain hari-hari selanjutnya. Jangan terjebak dengan kenyamanan kalau sebenarnya kamu memendam sesuatu yang menyakitkan.

2. Melakukan tindakan-tindakan pasif-agresif

Seseorang yang pasif-agresif cenderung orang yang manipulatif. Sikap pasif-agresif lebih banyak mengandung unsur negatif untuk orang lain. Contoh seseorang yang pasif-agresif selalu bertindak play victim saat menghadapi konflik dengan pasangannya. Mereka condong untuk merasa menang dalam sebuah pertengkaran. Padahal pertengkaran bukan berarti ada yang menang dan kalah. Tapi pertengkaran adalah suatu hal yang bisa memperbaiki individu masing-masing agar lebih baik lagi dan semakin dewasa. Apa sulitnya untuk mengakui kesalahan yang memang dilakukan daripada mengelak demi harga diri? Kamu akan selalu terjebak dalam toxic relationship.

3. Menyalahkanmu atas emosinya

Tuman! Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Dianggap Normal dalam Hubunganbustle.com

Setiap orang memiliki emosi yang cenderung naik dan turun. Apalagi kalau emosinya mudah berubah karena suatu hal yang nggak diduga. Kalau perubahan emosinya adalah emosi yang baik dan menyenangkan, kamu pun akan menjadi ikut senang. Tapi bagaimana kalau emosi yang dimilikinya adalah emosinya yang negatif seperti bosan, marah, atau kecewa? Kalau pasangan kamu sering menyalahkan emosi yang dia miliki karena kehadiranmu, rasanya sangat nggak adil, Bela. Setiap orang bisa memiliki emosi yang berubah-ubah. Tergantung dari kondisi apa yang menimpanya. Namun, dirinya sendirilah yang mampu mengontrol emosi apa yang dia rasakan, bukan orang lain.

4. Membeli solusi untuk permasalahan hubunganmu

Pasanganmu bisa melakukan kesalahan, begitu juga denganmu. Hubungan yang baik adalah ketika salah satu dari kalian meminta maaf dan mengakui kesalahan yang dilakukan dan menyesalinya. Banyak cara untuk mendapatkan permintaan maaf. Dengan cara memberikan afeksi yang lebih sampai memberikan hadiah. Tapi ternyata kalau dalam hubunganmu dibiasakan untuk memberikan hadiah-hadiah agar cepat dimaafkan ternyata hal itu nggak baik, lho.

Hubungan yang kamu jalani akan dianggap nggak begitu berharga. Sehingga ketika kamu atau pasanganmu membuat kesalahan, cara mendapatkan maaf sangat mudah, membelinya dengan hadiah sudah bisa menyelesaikan permasalahanmu.

5. Menunjukkan kecemburuanmu secara diam-diam

Tuman! Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Dianggap Normal dalam Hubunganpexels.com/@minan1398

Setiap pasangan sangat normal untuk merasakan cemburu. Cemburu adalah tanda sayang seseorang pada pasangannya. Selama cemburu yang kamu lakukan masih batas normal. Tapi kalau kamu atau pasangan kamu sering menyembunyikan rasa cemburu ternyata bisa berdampak nggak baik lho, Bela. Dari perasaan cemburu yang terpendam dan nggak mampu mengutarakannya bisa merambat ke hal lain yang negatif. Bisa saja saat rasa cemburu itu mulai menumpuk, salah satu dari kalian jadi mengecek handphone secara diam-diam, log-in akun media sosialnya, atau hal lainnya yang melewati batas privasi seseorang lho.

Lebih baik, utarakan rasa cemburu yang kamu rasakan, setidaknya kamu bisa melepaskan emosimu. Kalau kamu bisa berbicara baik-baik, mungkin pasangan kamu juga bisa menerima dan menjelaskannya.

Baca Juga: Punya Toxic Friend? Atasi Dia dengan 4 Cara Ini