Apakah kamu pernah berpikir, jika kamu sudah siap menjalani mahligai pernikahan? Menikah tidak hanya perkara umur tapi juga menuntut kedewasaan. Coba lihat daftar 10 pertanyaan berikut ini dan pastikan, apa kamu sudah cukup dewasa untuk menikah?

1. Apakah kamu masih terlalu senang hidup sendiri?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
shemazing.net

2. Kamu belum siap bertemu keluarganya?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
fanpop.com

3. Kamu memiliki masalah dengan komitmen?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
gossipgirlexposed-blog.tumblr.com

4. Kamu masih ingin bermain dengan teman-temanmu?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
buzzingnews.org

5. Kamu sulit percaya dengan orang lain?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
torrent.com

6. Apakah kamu terlalu sibuk mengejar mimpi?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
imagozone.com

7. Kamu memilih makanan favoritmu daripada pacarmu?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
runchingsandmunchings.wordpress.com

8. Tidak ada niatan untuk belajar masak atau membersihkan rumah?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
picstopin.com

9. Masih terlalu pemilih? Atau masih tidak bisa menerima kekurangan si dia?

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
claireswonderfulwordsofwisdom.blogspot.com

10. Ataukah kamu masih ingin berpetualang di luar sana? Jika bisa kamu akan keliling dunia sebelum menikah

10 Pertanyaan Ini Membuktikan Jika Kamu Masih Terlalu Muda untuk Menikah
screenheaven.com

Apapun alasanya, jika kamu masih setuju dengan banyak hal di atas, mungkin memang belum waktunya kamu memikirkan pernikahan. Tapi jika hal diatas bukanlah sifatmu sekarang, mungkin itu tandanya kamu sudah cukup dewasa untuk mulai hidup dalam pernikahan.

BACA JUGA: Akan Tiba Saatnya Aku Menikah Suatu Hari Nanti, Jadi Mengapa Harus Buru-buru Memaksakan Diri?