Love bombing mungkin merupakan hal yang paling menakutkan saat berkencan. Ketika di awal hubungan terasa begitu membahagiakan dengan segala kebaikan dan romantisme yang diberikan pasangan kepada kamu. Namun seiring berjalannya waktu semua berubah menjadi hal yang tidak terbayangkan, itulah yang disebut dengan love bombing. Love bombing ditandai dengan memberikan perhatian, kekaguman, dan kasih sayang yang berlebihan dengan tujuan memanipulasi hubungan.

Pada awalnya, semua mungkin tampak sempurna, kamu merasa istimewa, dibutuhkan, dicintai, dan juga merasa berharga. Eits, jangan mudah terlena, justru saat itulah semua komponen love bombing sedang bekerja untuk meningkatkan harga diri seseorang.

Kamu bisa saja mengira telah menemukan seseorang yang tidak hanya menyukai kamu, tapi juga selalu memberikan perhatian, cinta, atau bahkan hadiah. Namun, kemudian hubungan yang kamu jalani berubah menjadi sesuatu yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya. 

Pernahkah kamu berada dalam hubungan yang seperti ini, Bela? Agar kamu lebih mengerti mengenai love bombing dan juga bahayanya, Popbela telah merangkum beberapa hal yang wajib kamu ketahui tentang love bombing. Yuk simak dibawah ini.

Apa itu love bombing?

Fenomena Love Bombing, Kenali Tanda dan Bahayanya Buat Kamuunsplash.com/Natalie Runnerstrom

Seperti yang sudah disebutkan di atas, love bombing merupakan taktik manipulatif yang digunakan oleh seseorang kepada pasangannya dimana pelaku love bombing berusaha untuk segera mendapatkan kasih sayang dan perhatiaan dari pujaan hatinya.

Pelaku love bombing akan melakukan berbagai cara termasuk dengan bersikap romantis dan menampilkan citra diri yang baik. Tujuan dari semua ini adalah untuk meningkatkan ego pelaku love bombing dengan mendapatkan sesuatu atas apa yang mereka kejar dan upayakan. 

Setiap orang dapat merasakan dimabuk cinta, tetapi love bombing merupakan gejala gangguan kepribadian narsistik lho, Bela. Para pelaku love bombing biasanya tidak menyadari apa yang mereka lakukan. Pelaku love bombing akan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan seseorang yang mereka sukai dan setelah itu mereka akan merasa aman dalam hubungan yang dijalani. Namun, setelah itu para pelaku love bombing akan berubah menajdi kasar, manipulatif, dan sulit untuk dipahami. Hati-hati, ya, Bela.

Apa saja tanda-tanda saat kamu terjebak dalam love bombing?

Fenomena Love Bombing, Kenali Tanda dan Bahayanya Buat Kamupexels.com/Orione Conceição

Berkencan dengan seorang pelaku love bombing akan terlihat sama saja dengan orang normal pada umumnya. Namun, beberapa tanda dari pasangan kamu yang love bombing adalah saat pasangan memberikan hadiah, sanjungan, rayuan, perhatian yang berlebihan, dan pasangan kamu mengharapkan balasan yang cepat atas apa yang mereka berikan kepada kamu.

Seperti saat kamu telah mendapatkan hadiah dari pasangan, lalu pasangan kamu menuntut perhatian dan sebagian besar waktu yang kamu miliki untuk selalu bersamanya tanpa ada orang lain di antara kalian berdua. Pelaku love bombing juga cenderung akan membuat peraturan atau komitmen diawal-awal hubungan di mana kamu akan selalu merasa bergantung dengan dia. Hal-hal seperti itu mungkin tidak kamu sadari, namun hal itu menjadi  hubungan yang tidak sehat untuk dijalani, ya, Bela.

Mengapa love bombing begitu berbahaya?

Fenomena Love Bombing, Kenali Tanda dan Bahayanya Buat Kamufreepik.com/wavebreakmedia

Love bombing bisa sangat merusak kesehatan mental karena ini termasuk dalam salah satu bentuk pelecehan emosional, lho, Bela. Yang paling berbahaya dari love bombing adalah betapa sulitnya untuk membedakan antara perasaan seseorang yang tulus dan seseorang yang melakukan love bombing. Perilaku love bombing sangatlah manipulatif, sehingga dapat menjebak seseorang dalam hubungan yang tidak sehat.

Tanpa kamu sadari ini akan menjadi hubungan yang timbal balik, di mana ketika pasangan memberi sesuatu, dia akan membuat kamu merasa berutang akan hal itu dan harus membalasnya dengan hal sama atau lebih besar dari itu. Seperti saat pasangan memberikan kamu cinta dan perhatian secara berlebihan, maka kamu akan merasa seperti memiliki tanggung jawab untuk selalu bersikap menyenangkan dia. Padahal sesungguhnya cinta adalah kerelaan satu sama lain.

Jika kamu berada dalam hubungan yang seperti ini, maka itu tanda kamu sedang berada dalam bahaya. Pelaku love bombing akan menguasai pikiran dan hati pasangannya dan akan dengan mudah melakukan apa pun yang mereka mau kepada pasangan tanpa memikirkan bagaimana perasaan pasangannya. Love bombing tidak akan segan untuk menghina atau merendahkan jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya. Duh, jangan sampai terjebak dalam hubungan seperti ini, ya.

Apa yang harus dilakukan jika terjebak dalam hubungan love bombing?

Fenomena Love Bombing, Kenali Tanda dan Bahayanya Buat Kamurawpixel.com/

Ketika pelaku love bombing memiki keinginan untuk megendalikan pasangannya, maka mereka akan mencari rasa tidak aman dan mengeksploitasinya sehingga terjadi manipulasi psikologis. Jika kamu menyadari bahwa kamu terjebak dalam hubungan love bombing dengan segala jenis perilaku manipulatif, maka yang perlu kamu lakukan adalah melepaskan diri dari situasi dan hubungan itu.

Jika hal tersebut terjadi di awal hubungan dan kamu berpikir bahwa perilaku ini semakin lama dapat menghancurkan hubungan, kamu dapat mengutarakan apa yang kamu rasa kepada pasangan. Penting untuk kamu mengendalikan dirimu sendiri dan mengurangi intensitas komunikasi di antara kamu dan pasangan yang selama ini tanpa kamu sadari sedang mengontrol dan memanipulasi kamu. 

Menjadi hal yang sulit untuk dapat mengubah pelaku love bombing dan hal itu juga bukan merupakan tanggung jawab kamu. Jika kamu ingin membantunya, kamu dapat menyarakankan dia menemui profesional seperti psikiater karena ini menyangkut kesehatan mental. Tindakan terbaik yang Popbela sarankan adalah mengakhiri hubungan yang seperti itu dan temukan dukungan dari luar hubungan kamu yang mungkin selama ini tidak kamu dapatkan.

Jika kamu telah merasakan ada sesuatu yang tidak beres dalam hubungan kamu atau sebaliknya kamu merasa hubungan kamu terlalu sempurna, tidak ada salahnya untuk menjaga jarak dan bersikap hati-hati sebelum kamu benar-benar yakin bahwa pasangan kamu memang benar-benar tulus.

Agar kamu tidak mudah termakan pujian maupun perilaku manis dari pelaku love bombing, jangan lupa untuk mencintai diri kamu sendiri terlebih dahulu, ya Bela.

Baca Juga: 7 Tanda ‘Bom Cinta’ dan Bukan Cinta Sejati  

Baca Juga: Kenali Tren Kencan Soul-Mining & Kenapa Kamu Harus Menghindarinya

Baca Juga: 8 Prediksi Masa Depan Kencan Versi Tinder