Hubungan percintaan kerap diisi dengan bumbu-bumbu emosi, salah satunya cemburu. Menanggapi perasaan itu, kita banyak membaca quote yang menyebutkan "Cemburu adalah tanda sayang pada pasangan", "Cemburu itu wajar, tanda sayang", "Kalau nggak cemburu, nggak sayang", dan sebagainya. Padahal, cemburu merupakan tanda insecure atau rasa minder yang dapat membahayakan asmara. Pernah nggak, Bela menyadarinya?

Cemburu Itu Tanda Sayang pada Pasangan, Benarkah?

Saat merasa cemburu dengan pasangan, emosi dalam hati jadi berkecamuk, pikiran menjadi paranoia, tingkah laku berubah menjadi protektif. Kamu jadi marah-marah nggak jelas atau bete mendadak pada pasangan yang nggak tahu-menahu keadaanmu. Ketika perasaan cemburu itu selalu dirasa dan kamu terus merasa marah dengan pasangan, bukan nggak mungkin pasangan juga akan merasa jenuh dengan sikapmu. Perlahan, ia pun mulai hilang rasa dan nggak tahan untuk melanjutkan hubungannya denganmu. Akhirnya, putus, deh.

Cemburu Itu Tanda Sayang pada Pasangan, Benarkah?

Misalnya saat melihat pasangan asyik chat dengan teman wanitanya. Rasa cemburu yang mengakar kuat dalam hati, membuatmu langsung berpikiran negatif pada pasangan dan teman wanitanya. Kemudian, muncul imajinasi buruk kalau-kalau pasangan ternyata berselingkuh. Percaya pada bayangan yang tercipta, kamu jadi marah dan posesif dengan pasangan. Padahal, belum tentu pasangan melakukan seperti yang kamu bayangkan, bukan? Itu semua hanyalah halusinasi atas perasaan insecure dalam hati. Sebenarnya, kamu minder dengan teman pasanganmu, dan takut kalau pasangan lebih suka dengan teman wanitanya. Jadi, di mana rasa sayangnya? Nowhere to be found.

Cemburu Itu Tanda Sayang pada Pasangan, Benarkah?

Dalam hubungan, perasaan cemburu dapat muncul karena kurangnya rasa percaya pada pasangan dan pada diri sendiri. Kamu nggak percaya dengan rasa cinta pasangan padamu, dan nggak percaya diri kalau kamu pantas dicintai oleh pasangan. Perasaan ini juga dapat dirasakan di luar hubungan dengan pasangan, seperti dalam kehidupan pertemanan, pekerjaan dan keluarga. Ada banyak putus cinta yang terjadi lantaran kasus cemburu yang belum tentu terjadi. Kelola rasa cemburu menjadi hal yang bermanfaat. Misalnya, berusaha menjadi pribadi yang lebih baik agar pasangan semakin menyayangimu.

Kala cemburu menyerang, tahan emosimu dan coba untuk berpikir positif. Jika pasangan nggak terbukti berselingkuh atau melakukan sesuatu yang buruk, kamu hanya mengawali keretakan dalam percintaanmu, Bela.

BACA JUGA: 7 Cara Menghilangkan Rasa Cemburu Berlebihan pada Pacar​